Kumparan Logo

7 Lagu untuk Merayakan Hari Ibu yang Menyentuh Hati

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 6 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi merayakan hari ibu. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi merayakan hari ibu. Foto: Shutterstock

Ibu merupakan sosok yang berjasa dalam setiap kehidupan seorang anak. Ibu mendedikasikan sebagian besar waktunya untuk menyayangi, merawat, dan membesarkan buah hatinya.

Jasa yang besar itu disadari oleh semua pihak, sehingga dibuatlah hari khusus untuk mengapresiasi kehadiran seorang ibu. Hari khusus itu jatuh setiap 22 Desember dan disebut sebagai Hari Ibu Nasional.

Pada hari spesial itu, seluruh kasih sayang dan apresiasi dicurahkan kepada sang ibu. Salah satu bentuk apresiasi yang bermakna bisa lewat lagu tentang ibu.

Yuk, simak beberapa rekomendasi lagu untuk merayakan Hari Ibu di bawah ini.

Lagu untuk Merayakan Hari Ibu

Ilustrasi merayakan hari ibu. Foto: Selfmade studio/Shutterstock

Berikut beberapa lagu yang cocok disetel atau dinyanyikan untuk membangun suasana haru pada Hari Ibu.

1. Bunda - Melly Goeslaw

Lagu Bunda ini sering diputar untuk mengiringi momen haru bersama ibu. Liriknya menceritakan tentang seseorang yang akan selalu menyimpan sang ibu dalam hatinya sampai kapan pun. Ini dia lirik lengkapnya:

Kubuka album biru

Penuh debu dan usang

Kupandangi semua gambar diri

Kecil, bersih, belum ternoda

Pikirku pun melayang

Dahulu penuh kasih

Teringat semua cerita orang

Tentang riwayatku

Kata mereka, diriku s'lalu dimanja

Kata mereka, diriku s'lalu ditimang

Nada-nada yang indah

S'lalu terurai darinya

Tangisan nakal dari bibirku

Takkan jadi deritanya

Tangan halus dan suci

T'lah mengangkat tubuh ini

Jiwa-raga dan seluruh hidup

Rela dia berikan

Kata mereka, diriku s'lalu dimanja

Kata mereka, diriku s'lalu ditimang

Oh, Bunda, ada dan tiada dirimu

'Kan selalu ada di dalam hatiku

Pikirku pun melayang

Dahulu penuh kasih

Teringat semua cerita orang

Tentang riwayatku

Kata mereka, diriku s'lalu dimanja

Kata mereka, diriku s'lalu ditimang

Oh, Bunda, ada dan tiada dirimu

'Kan selalu ada di dalam hatiku

2. Air Matamu, Ibu - Ananda Badudu

Lagu dari Ananda Badudu ini menceritakan tentang seseorang yang merasa tenang setiap kali membayangkan sang ibu yang jauh darinya. Kerinduan pada ibu juga dicurahkan dalam lagu ini. Berikut liriknya:

Air matamu ibu

Yang tempa di khayalku

Tanpa kau tahu

Tlah memenangkanku

Air matamu Ibu

Yang tempa di khayalku

Tlah menjauhkanku

Dari sgala pikiran

Untuk mengakhiri

Kemenangan ini

Tanpa kau tahu

Kau tak perlu tahu

Aku ingin pulang

Ibu dan memelukmu

Dan memelukmu

3. Ibu - Iwan Fals

Lirik lagu ini menggambarkan kasih sayang ibu yang seperti udara, terus mengalir dan tak ada habisnya. Besarnya kasih sayang itu sampai membuat sang penyanyi kebingungan harus membalas dengan apa. Berikut ini lirik selengkapnya:

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh

Lewati rintang untuk aku, anakmu

Ibuku sayang, masih terus berjalan

Walau tapak kaki penuh darah, penuh nanah

Seperti udara

Kasih yang engkau berikan

Tak mampu ku membalas Ibu

Ibu

Ingin kudekap

Dan menangis di pangkuanmu

Sampai aku tertidur

Bagai masa kecil dulu

Lalu doa-doa

Baluri sekujur tubuhku

Dengan apa membalas Ibu?

Ibu

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh

Lewati rintang untuk aku, anakmu

Ibuku sayang, masih terus berjalan

Walau tapak kaki penuh darah, penuh nanah

Seperti udara

Kasih yang engkau berikan

Tak mampu ku membalas Ibu

Ibu

4. Nyanyian Rindu untuk Ibu - Ebiet G Ade

Lagu ini seperti surat cinta untuk ibu yang telah berjuang banyak untuk membesarkan anak-anaknya. Liriknya memotret perjuangan ibu hingga usia senja. Berikut lirik selengkapnya:

Tubuhmu yang terbungkuk tersandar lemah

Di kursi kayu tua

Jemari kurus terkulai menggenggam pena

Engkau goreskan sajak

Sisa rambutmu perak tinggal segenggam

Terbaca pahit kerasnya perjalanan

Nampaknya ingin kautumpahkan seluruhnya

Di dalam puisi

Dari alis matamu terbentuk garis

Guratan kokoh jiwa

Angin yang deras menghempas tak kau hiraukan

Batinmu kuat bertahan

Meskipun raga semakin rapuh

Tak pernah risau selalu tersimpul senyum

Sepantasnyalah kujadikan suri teladan

Potret perjuangan

Oh oh oh ibu

Ada yang ingin kutanyakan padamu

Hasil panenan kemarau ini

Sesubur panen yang kita petik bersama

Oh oh oh ibu

Apa kabar sawah kita sepetak

Masih bisakah kita tanami

Atau terendam ditelan zaman

Setelah cucumu lahir aku lebih faham

Betapa beratnya

Membesarkan dan setia melindungi

Semua anak-anakmu

Kita yang slalu hidup sederhana

Kau sanggup mengasuh hingga kami dewasa

Dengarkanlah nyanyian yang aku peruntukkan

Buatmu ibu

Oh oh oh ibu

Ada yang ingin kutanyakan padamu

Hasil panenan kemarau ini

Sesubur panen yang kita petik bersama

Oh oh oh ibu

Apa kabar sawah kita sepetak

Masih bisakah kita tanami

Atau terendam ditelan zaman

5. Lagu Untukmu - Raisa

Ilustrasi ibu dan anak. Foto: Chaay_Tee/Shutterstock

Lagu ini menceritakan tentang seorang anak yang rindu pada ibunya. Ia ingin segera berlari ke pangkuan sang ibu dan melakukan hal-hal sederhana yang sering mereka lakukan dahulu, seperti minum kopi hangat dan bergurau. Berikut lirik lengkapnya:

Setiap 'ku mendengar kalimat

"Sayang, apa kabarmu?"

Sungguh remuk rasa hatiku

Membuatmu harus bertanya

Tak akan lama

Takkan kuingkari lagi

Ku segera berlari

Tak perlu menunggu

Ku 'kan datang hari ini

Pulang ke pelukanmu

Tenteramnya telinga yang mendengar

Tanpa menghakimi

Secangkir kopi hangat

Yang kita hirup berdua

Gurauan dalam petuahmu

Ibu, ibu, ibu, aku rindu

Sungguh sulit buatmu percaya

Tiada yang berubah

Bulan yang terus silih berganti

Belum juga kucium tanganmu

Tak akan lama

Tak akan kuingkari lagi

Ku segera berlari

Tak perlu menunggu

Ku 'kan datang hari ini

Pulang ke pelukanmu

Tenteramnya telinga yang mendengar

Tanpa menghakimi

Secangkir kopi hangat

Yang kita hirup berdua

Gurauan dalam petuahmu

Ibu, ibu, ibu, aku rindu

Hanya kau tempat

Di mana aku menjadi diriku sendiri

Pulang ke pelukanmu

Tenteramnya telinga yang mendengar

Tanpa menghakimi

Secangkir kopi hangat

Yang kita hirup berdua

Gurauan dalam petuahmu

Ibu, ibu, ibu, aku rindu

6. Doa untuk Ibu - Ungu

Doa untuk Ibu menceritakan tentang rasa terima kasih seorang anak kepada ibu yang telah merawatnya. Ia pun mendoakan sang ibu semoga selalu hidup dalam kedamaian. Ini lirik lengkapnya:

Kau memberikanku hidup

Kau memberikanku kasih sayang

Tulusnya cintamu putihnya kasihmu

Takkan pernah terbalaskan

Hangat dalam dekapanmu

Memberikan aku kedamaian

Eratnya pelukmu nikmatnya belaimu

Takkan pernah terlupakan

Oh ibu terima kasih

Untuk kasih sayang yang tak pernah usai

Tulus cintamu

Takkan mampu untuk terbalaskan

Oh ibu semoga Tuhan

Memberikan kedamaian dalam hidupmu

Putih kasihmu

Kan abadi dalam hidupku

Oh ibu terima kasih

Untuk kasih sayang yang tak pernah usai

Tulus cintamu

Takkan mampu untuk terbalaskan

Oh ibu semoga Tuhan

Memberikan kedamaian dalam hidupmu

Putih kasihmu

Takkan mampu untuk terbalaskan

Oh ha oh

Putih kasihmu kan abadi

Dalam hidupku

7. Pesona Potretmu - Ada Band

Lirik lagu ini berisi ucapan terima kasih kepada ibu yang telah berjuang banyak demi anaknya. Meskipun derai air mata dan pengorbanan ibu tak akan bisa dibayar dengan apa pun, apalagi ucapan terima kasih saja. Berikut lirik selengkapnya:

Letih terlihat diwajah yang tua itu

Tertidur pulas dalam alunan gelap malam

Dibalik senyummu teduhkanku

Terbayang potret kala engkau masih muda

Ajarkan sebuah kata cinta dalam hidup

Kekuatan kasihmu nyata pulihkan jiwaku yang kadang goyah

Pesonamu masih jelas kurasa hingga kini

Menemani hingga ku dewasa

Derai air mata dan pengorbananmu takkan tergantikan

Terima kasih ibu

Waktu cepat bergulir

Sisakan banyak kisah

Dia yang kau cintai tlah lama meninggalkan dirimu sendiri

Namun tetap kau berdiri tegak pada dunia

Pesonamu masih jelas kurasa hingga kini

Menemani hingga ku dewasa

Derai air mata dan pengorbananmu takkan tergantikan

Terima kasih ibu

Menemani hingga ku dewasa

Derai air mata dan pengorbananmu takkan tergantikan

Terima kasih ibu

Pesonamu masih jelas kurasa hingga kini

Menemani hingga ku dewasa

Derai air mata dan pengorbananmu takkan tergantikan

Terima kasih ibu

Baca Juga: Apa yang Dibutuhkan Ibu di Hari Ibu?