Kumparan Logo

7 Manfaat Melukis untuk Anak seperti yang Dilakukan Putra Rachel Vennya

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rachel Vennya dan Niko Al Hakim alias Okin bersama anak mereka. Foto: Instagram/@okintph
zoom-in-whitePerbesar
Rachel Vennya dan Niko Al Hakim alias Okin bersama anak mereka. Foto: Instagram/@okintph

Anak pertama selebgram Rachel Vennya, Xabiru, diketahui punya banyak hobi. Mulai dari memasak, membuat kue, hingga yang baru-baru ini senang dilakukannya adalah melukis.

Dalam salah satu unggahan di laman Instagram pribadinya, ibu dua anak itu membagikan momen saat Xabiru sedang fokus melukis macan di atas kanvas.

embed from external kumparan

My big baby. Sabar banget bikin ginian yah sampe ada distraksi yang sungguh KIYOWO pun harus fokus dulu,” kata Rachel dalam keterangannya.

Ya Moms, Xabiru terlihat sangat berkonsentrasi ketika melukis hingga tidak menghiraukan adiknya, Chava, yang terus memanggil namanya. Akhirnya, konsentrasi penuhnya pun membuahkan hasil maksimal. Xabiru yang masih berusia 4 tahun itu berhasil menyelesaikan lukisan macannya dengan latar belakang hijau yang menawan.

Aktivitas melukis tidak hanya melatih konsentrasi anak, tetapi juga bermanfaat untuk tumbuh kembang si kecil. Dirangkum dari Empowered Parents dan Baby, Toddler and Kids, berikut ini deretan manfaat melukis untuk anak.

7 Manfaat Melukis untuk Tumbuh Kembang Anak

anak melukis dengan kuas Foto: Shutterstock

1. Melatih otak

Aktivitas kreatif seperti melukis menggunakan bagian otak yang berbeda dari membaca dan/atau matematika. Sisi kanan otak adalah bagian kreatif yang bertanggung jawab untuk keterampilan visual dan memahami apa yang dilihat melalui mata. Melukis membantu melatih otak kanan anak yang mengarah pada perkembangan otak yang sehat secara keseluruhan.

2. Meningkatkan motorik

Bekerja dengan alat lukis seperti kuas dan kanvas akan membantu anak mengembangkan keterampilan motorik halusnya. Kemampuan motorik halus pada anak nantinya bermanfaat untuk melakukan hal-hal sederhana seperti mengancing baju dan mengikat tali sepatu. Selain itu, melukis juga membantu mengembangkan koordinasi antara mata dan tangan anak.

3. Kemampuan sensorik

Belajar melukis dapat mendukung perkembangan kemampuan sensorik si kecil lho, Moms. Anak akan memiliki pengalaman seperti bagaimana rasanya menyentuh kertas, menggerakkan kuas hingga mengetahui tekstur cat. Pengalaman sensorik ini penting karena membantu si kecil untuk menjelajahi dan memahami dunia di sekitarnya.

Anak melukis dengan cat Foto: Shutterstock

4. Belajar sebab akibat

Melukis memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar tentang sebab dan akibat. Saat melukis, anak akan bereksperimen dan berpikir seperti seorang ilmuwan. Misalnya, ketika anak mencampur berbagai warna dan menghasilkan warna baru. Ini menjadi cara anak untuk bereksplorasi dengan cat warna.

5. Belajar membuat keputusan

Saat melukis, anak-anak belajar bagaimana membuat keputusan dan memecahkan masalah. Ya Moms, mereka akan membuat pilihan tentang karya seni mereka sendiri. Mulai dari memilih warna, kuas, hingga media tempat mereka mengeluarkan kreativitasnya seperti kanvas atau bahkan tembok.

kumparan post embed

6. Menghilangkan stres

Anak-anak juga bisa mengalami stres seperti orang dewasa. Nah, melukis adalah salah satu cara anak untuk menghilangkan stres. Sebab, dengan melukis, anak bisa bebas mengekspresikan perasaannya secara positif. Dengan demikian, melukis sangat baik untuk kesehatan mental si kecil.

7. Meningkatkan rasa percaya diri

Anak akan membangun rasa percaya dirinya dengan melukis. Meski hanya terlihat seperti coret-coretan yang berantakan, anak-anak akan merasa bangga dengan hasil karyanya. Nah Moms, Anda juga bisa memberikan pujian atas hasil karyanya, sebagai bentuk dukungan dan cara menghargai apa yang dilakukan buah hatinya.