Kumparan Logo

9 Rekomendasi Pose Yoga untuk Tingkatkan Peluang Kehamilan

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi yoga. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi yoga. Foto: Shutterstock

Selain berhubungan seks secara teratur, ada beragam cara yang bisa dilakukan sepasang suami istri untuk meningkatkan peluang kehamilan, salah satunya dengan menerapkan pola hidup sehat. Moms, pola hidup sehat bukan sekedar makan makanan bergizi seimbang, melainkan juga rutin berolahraga.

Ya, olahraga secara teratur dapat membantu tubuh selalu bugar dan meningkatkan kesuburan Anda. Di samping itu, siklus menstruasi dan proses ovulasi bisa lebih teratur dan maksimal bila rutin berolahraga.

Salah satu olahraga yang disarankan untuk tingkatkan peluang kehamilan adalah yoga. Beberapa pose yoga yang populer seperti paschimottanasana, hastapadasana, janu shirshasana, dan baddha konasana dipercaya bisa meningkatkan kesuburan dan peluang kehamilan wanita.

Yoga menjadi salah satu olahraga yang aman setelah operasi caesar. Foto: Shutter Stock

Dikutip dari Mom Junction, ada beberapa rekomendasi pose atau gerakan yoga lainnya yang dapat membantu tingkatkan peluang kehamilan Anda. Apa saja?

Macam-macam Pose Yoga untuk Tingkatkan Peluang Kehamilan

1. Bhramari Pranayama

Pose Bhramari Pranayama. Foto: fizkes/Shutterstock

Bhramari pranayama merupakan pose yoga yang dapat menenangkan saraf di sekitar otak dan dahi. Gerakan ini dapat memberikan kelegaan dari rasa stres, kemarahan, dan kecemasan.

2. Nadi Shodhan Pranayama

Pose Nadi Shodhan Pranayama. Foto: fizkes/Shutterstock

Pose nadi shodhan pranayama dapat membantu Anda untuk menyeimbangkan kesejahteraan fisik, mental, dan rasa emosional. Di samping itu, gerakan yang menutup kedua hidung Anda ini juga dapat menghilangkan stres, depresi, hingga emosi negatif.

Namun, hindari melakukan gerakan yoga ini setelah makan, atau jika sudah pernah menjalani operasi yang berhubungan dengan jantung, perut, dan otak, ya Moms.

3. Salamba Sirshasana

Pose Salamba Sirshasana. Foto: fizkes/Shutterstock

Salamba Sirshasana merupakan salah satu pose yoga yang paling menantang. Ya Moms, Anda perlu melakukan gaya headstand atau posisi tubuh terbalik untuk mengurangi tekanan di jantung dan merangsang otak untuk melepaskan lebih banyak hormon. Gerakan ini membutuhkan konsentrasi yang ekstra dan pengawasan dari ahli. Bagi pemula disarankan tidak melakukan gerakan ini.

Jika Anda memiliki masalah jantung, tekanan darah, ginjal, leher, atau mata, maka tidak disarankan melakukan gerakan yoga ini.

4. Setu Bandha Sarvangasana

Pose Setu Bandha Sarvangasana. Foto: Wuju Planet/Shutterstock

Setu bandha sarvangasana atau pose jembatan dilakukan dengan cara mengangkat daerah panggul Anda. Gerakan ini dapat meningkatkan aliran darah dan energi berlebih ke ovarium dan rahim Anda, sekaligus bisa merangsang kelenjar tiroid.

Hindari pose yoga ini bila Anda mengalami nyeri lutut, sakit punggung, atau cedera punggung. Saat melakukannya, jangan menggerakkan atau memiringkan kepala ke kanan atau ke kiri karena bisa menyebabkan cedera pada leher.

5. Bhujangasana

Ilustrasi Pose Yoga Bhujangsana. Foto: Shutter Stock

Bhujangasana atau pose ular kobra dapat bantu merangsang rahim dan ovarium, mengurangi stres dan kecemasan, serta meningkatkan aliran darah ke daerah panggul. Jika Anda pernah mengalami cedera bahu atau lengan, hernia, tukak lambung, hipotiroidisme, ataupun tuberkulosis usus, maka tidak disarankan melakukan pose yoga ini.

6. Supta Baddha Konasana

Reclining Bound Angle Pose. Foto: antoniodiaz/Shutterstock

Supta baddha konasana atau pose sudut berbaring miring dapat membantu Anda untuk meregangkan dan melemaskan daerah panggul, meningkatkan aliran darah ke organ reproduksi, merangsang sistem saraf, serta menghilangkan stres. Sebaiknya, hindari pose yoga ini bila Anda sedang menstruasi dan mengalami nyeri punggung dan selangkangan.

7. Malasana

Pose Malasana. Foto: fizkes/Shutterstock

Pose yoga malasana atau posisi jongkok dengan membuka pinggul diyakini dapat merangsang metabolisme tubuh, mengencangkan dasar panggul, dan meningkatkan gairah seks Anda. Hindari pose yoga ini bila Anda mengalami masalah lutut, pinggul, atau punggung bawah.

8. Utkata Konasana

Pose Utkata Konasana. Foto: fizkes/Shutterstock

Selain untuk memperkuat pinggul dan selangkangan, gerakan utkata konasana atau sering disebut pose dewi juga dapat meningkatkan aliran energi ke daerah pinggul dan panggul, sehingga merangsang organ reproduksi. Namun, jika Anda mengalami hipertensi, maka tidak disarankan melakukan gerakan ini karena bisa menyebabkan sensasi panas dalam tubuh.

9. Shavasana

Ilustrasi Corpse pose (Savasana) Foto: freepik/yanalya

Setelah melakukan berbagai gerakan yoga, Anda disarankan melakukan pendinginan dengan cara berbaring lurus di atas matras yoga. Meski tidak berdampak pada sistem reproduksi, tetapi pose ini dapat membantu Anda untuk menenangkan pikiran. Hindari tertidur dalam pose ini karena dapat memengaruhi keseimbangan antara relaksasi dan pola pernapasan.

kumparan post embed