Acha Sinaga Alami ASI Tersumbat, Kok Bisa?

ASI merupakan sumber gizi terbaik yang dapat ibu berikan kepada bayi. Nutrisi lengkap yang terkandung di dalam ASI sangat baik untuk mendukung tumbuh kembang si kecil. Namun, dalam proses menyusui, mungkin saja Anda akan menghadapi berbagai macam tantangan. Misalnya saja, ASI tersumbat. Pengalaman ini rupanya juga dirasakan oleh Acha Sinaga.
Dalam salah satu unggahannya, selebriti Tanah Air ini berkisah bahwa sejak anak pertamanya, Lucas Asaf Ambarita lahir pada 10 Maret lalu, ia tak pernah lagi merasakan tidur yang cukup. Hal ini karena ia harus memberikan ASI eksklusif pada si kecil.
Belum lagi, ia harus membagi waktu antara mengasuh anak dan bekerja. Bahkan, setelah Lucas tidur, ia masih mengurus pekerjaan rumah tangga yang belum selesai dikerjakan.
"Sudah 5,5 bulan enggak pernah tidur cukup sejak Lucas lahir karena menyusui, bagi waktu antara ngurusin Lucas dan juga kerja, setelah Lucas bobo masih ngurusin pekerjaan rumah tangga yang enggak ada habisnya," tulis Acha Sinaga dalam unggahan di akun Instagram pribadinya itu.
Selain itu, perempuan berusia 31 tahun tersebut juga mengungkapkan bahwa dirinya baru-baru ini mengalami blocked ducts alias saluran ASI tersumbat. Kondisi ini lantas membuat istri dari Andy Ambarita itu tumbang.
"Jadi, IBU itu memang luar biasa pengorbanannya. Hebat banget,"' tulisnya lagi.
Penyebab Saluran ASI Tersumbat
Moms, hal yang dialami oleh Acha Sinaga menjadi salah satu permasalahan yang mungkin juga dijumpai beberapa ibu menyusui --entah ibu yang baru melahirkan sampai mereka yang akan berhenti menyusui alias menyapih si kecil. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dalam laman resminya menjelaskan bahwa kelenjar air susu manusia mempunyai 15-20 saluran ASI. Satu atau lebih saluran ini dapat tersumbat karena tekanan jari ibu pada saat menyusui atau posisi menyusui yang salah sehingga sebagian saluran ASI itu tersumbat.
Selain itu, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh tekanan bra yang Anda kenakan terlalu ketat atau dapat juga terjadi karena ASI dalam saluran tersebut tidak segera dikeluarkan sehingga timbullah pembengkakan. Tidak menyusui bayi secara rutin dan teratur, ibu mengalami dehidrasi hingga kelelahan juga menjadi faktor terjadinya ASI tersumbat.
Lantas, bagaimana cara untuk mengenali tanda atau gejala bahwa ibu menyusui mengalami ASI tersumbat? Berikut ini beberapa tanda yang perlu Anda perhatikan, seperti dilansir Medical News Today.
Tanda-tanda atau Gejala Saluran ASI Tersumbat
-Nyeri atau timbul rasa sakit di area payudara.
-Adanya benjolan halus di area payudara.
-Adanya peningkatan suhu di area payudara.
-Salah satu payudara terasa penuh, namun ASI sulit keluar saat diperah.
-Adanya lepuhan putih kecil di sekitar puting.
Beberapa gejala di atas biasanya dialami tanpa adanya tanda-tanda sakit, seperti demam. Namun, apabila Anda mengalami gejala mirip dengan flu atau demam selama 3 hari, hingga payudara hangat ketika disentuh, ada baiknya segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut. Sebab bisa saja hal ini dikarenakan mastitis, yaitu peradangan pada jaringan payudara.
Pencegahan yang Dapat Ibu Menyusui Lakukan
IDAI menyarankan, agar Anda tak mengalami saluran ASI tersumbat, diharapkan ibu dapat menyusui bayi dengan posisi yang benar. Posisi menyusui perlu diubah-ubah --dari satu payudara ke payudara lain,agar semua saluran ASI terkosongkan dengan baik. Kemudian, kenakanlah bra atau pakaian dalam yang nyaman alias jangan terlalu ketat.
Selain itu, Anda juga disarankan dapat menyusui bayi dari payudara yang salurannya tersumbat agar kembali lancar. Lakukanlah pijat di sekitar payudara ke arah putih agar ASI bisa keluar. Jangan lupa pula untuk istirahat yang cukup dan pastikan tubuh Anda tetap terhidrasi ya, Moms.
