Ada Benjolan di Payudara saat Menyusui, Bahaya Enggak Ya?

Saat menyusui, umumnya payudara ibu akan berubah jadi lebih besar. Hal itu normal, dikarenakan meningkatnya hormon human chorionic gonadotropin (hCG) dan progesteron, yang menyebabkan payudara terisi oleh kelenjar-kelenjar susu.
Namun, beberapa ibu mungkin merasa khawatir ketika menemukan adanya benjolan-benjolan di sekitar payudara. Mereka khawatir, hal itu merupakan tanda dari masalah kesehatan yang lebih serius.
Benarkah hal itu?
Moms, jangan cemas berlebihan dulu. Benjolan yang ada di payudara saat menyusui biasanya merupakan tanda adanya saluran ASI yang tersumbat. Tak perlu khawatir, Anda bisa mengatasinya dengan beberapa tips berikut ini.
Terus menyusui bayi agar sumbatan tersebut hilang
Pijat benjolan secara perlahan
Pastikan bayi Anda menyusu dengan benar
Pastikan si kecil menyusu di payudara yang ada benjolannya, agar sumbatan ASI bisa terlepas
Pompa rutin payudara bila sedang tidak bersama bayi
Oleskan kain hangat dan lembap ke area yang terdapat benjolan
Hindari pakaian ketat atau bra ketat yang bisa memberikan tekanan pada area yang terdapat benjolan. Sebab tekanan berlebihan pada payudara bisa menyebabkan masitis
Periksalah payudara secara berkala saat menyusui untuk memastikan benjolan tersebut tidak semakin membesar.
Dengan beberapa tips di atas, biasanya benjolan di payudara akan menghilan dan Anda akan kembali nyaman menyusui bayi. Namun bila benjolan tersebut tak kunjung hilang dalam kurun waktu 1 minggu, waspadai sebagai tanda gangguan kesehatan, Moms.
Dilansir Very Well Family, berikut adalah 6 hal yang bisa jadi penyebab munculnya benjolan di payudara saat menyusui.
Masitis
Masitis atau infeksi pada jaringan payudara, merupakan salah satu penyebab benjolan yang ada di sekitar payudara. Benjolan ini umumnya terasa nyeri, hangat, dan memerah. Mastitis biasanya disertai dengan gejala lain, seperti demam. Jika mengalami hal ini, segeralah berkonsultasi ke dokter, Moms.
Kista
Kista ternyata tak cuma ditemukan di ovarium saja, namun juga bisa ditemukan di payudara. Kista di payudara biasanya berbentuk bulat, oval, dan berisi cairan yang tak berbahaya. Ciri-cirinya, benjolan tersebut terasa keras dan halus. Walau tak menjadi sebuah masalah serius bagi Anda yang menyusui bayi, namun beberapa kista perlu dihilangkan agar tidak membesar.
Payudara Fibrokistik
Beberapa wanita memiliki jaringan payudara yang kental yang mungkin menjadi lunak dan terasa seperti nodul keras. Payudara fibrokistik ini merupakan tumor jinak yang muncul pada kelenjar payudara wanita. Payudara fibrokistik umumnya tidak berbahaya dan tidak mempengarui kegiatan menyusui Anda. Namun, bagi beberapa wanita, kondisi ini bisa jadi sangat mengganggu.
Lipoma
Lipoma adalah massa lemak non-kanker yang umumnya tumbuh melambat. Benjolan ini terasa lunak dan tidak menimbulkan rasa sakit.
Hematoma
Hematoma adalah kumpulan darah di bawah kulit payudara akibat trauma atau operasi. Biasanya benjolan di sekitar payudara terasa nyeri dan mungkin berwarna merah atau membengkak. Jika benjolan tersebut terlalu dekat kulit, mungkin akan terlihat berubah warna seperti memar.
Kanker Payudara
Ini yang harus Anda waspadai, Moms. Bila Anda menemukan sejumlah kecil benjolan di sekitar payudara saat menyusui, bisa saja itu karena kanker payudara. Benjolan tersebut biasanya terasa keras, tidak nyeri, seolah melekat pada jaringan payudara sehingga sulit terdeteksi secara pasti. Untuk memastikannya, segeralah periksakan diri Anda ke dokter.
