Ameena Anak Atta-Aurel Kini Berusia 8 Bulan, Seperti Apa Perkembangannya?

26 Oktober 2022 12:33
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah saat liburan ke Italia. Foto: Instagram/@attahalilintar
zoom-in-whitePerbesar
Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah saat liburan ke Italia. Foto: Instagram/@attahalilintar
ADVERTISEMENT
Tepat 22 Oktober 2022 kemarin, Ameena Hanna Nur Atta menginjak usia delapan bulan. Hal ini diketahui dari unggahan di Instagram pribadi kedua orang tuanya, Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar. Ya Moms, keduanya selalu mengunggah foto putri kecilnya saat bertambah usia.
ADVERTISEMENT
“8 Month Ameena,” tulis Atta dalam keterangannya.
Dalam foto tersebut, Ameena tampak mengenakan dress berwarna pink yang dilengkapi dengan tali berwarna merah di sisi kiri dan kanannya. Pose Ameena pun tak kalah gemas, Moms! Rambut yang dikuncir satu dan ekspresi gemas cucu Anang Hermansyah sambil duduk di samping bunga angka delapan ini sangat menarik perhatian warganet.

Tonggak Perkembangan Bayi Usia 8 Bulan

1. Perkembangan motorik
Tahapan bayi merangkak hingga bisa berdiri Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Tahapan bayi merangkak hingga bisa berdiri Foto: Shutterstock
Dikutip dari Very Well Family, bayi berusia delapan bulan akan mulai membangun keterampilannya yang sudah muncul pada usia 6-7 bulan. Misalnya, si kecil tidak hanya dapat menahan beban pada kakinya saat berdiri, tetapi juga cenderung melompat ke atas dan jongkok ke bawah, lalu duduk.
“Bayi berusia delapan bulan juga bisa masuk ke posisi duduk tanpa bantuan,” kata Florencia Segura, MD, Dokter Anak di Einstein Pediatrics di area Washington DC, AS.
ADVERTISEMENT
Selain meningkatkan keterampilan motorik kasarnya, bayi juga kerap membangun keterampilan bahasa dan komunikasinya. Oleh karena itu, bayi berusia delapan bulan mulai bisa mengeluarkan suara untuk merangkai suara vokalnya.
“Pada usia delapan bulan, bayi mulai mengoceh dengan infleksi dan akan mulai menggunakan suara konsonan secara lebih konsisten,” tambah Dr. Segura.
Bayi mungkin juga akan menunjuk beberapa objek, seperti mainan di sekitarnya yang menarik perhatiannya atau menoleh saat namanya disebut.
2. Perkembangan makanan
Ilustrasi bayi usia delapan bulan makan. Foto: Mcimage/shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi usia delapan bulan makan. Foto: Mcimage/shutterstock
Pada usia delapan bulan, beberapa bayi mungkin masih terbiasa dengan tekstur MPASI yang halus. Namun, tak ada salahnya untuk beralih atau meningkatkan tekstur makanan menjadi sedikit padat. Hal ini dilakukan untuk memperluas dan melatih gerakan langit-langit mulut dan gusinya untuk menggigit, mengunyah, dan menelan makanan.
ADVERTISEMENT
“Pada usia delapan bulan, bayi mulai mengurangi susu formula atau ASI. Mereka mulai makan lebih banyak makanan padat, serta melatih keterampilan seperti menggigit, mengunyah, dan mengemut,” kata Lyndsey Garbi, MD, seorang Dewan Pediatri dan Neonatologi yang juga Dokter Anak di Blueberry Pediatrics, masih mengutip Very Well Family.
Ya Moms, menurut American Academy of Pediatrics (AAP), bayi usia delapan bulan membutuhkan antara 750-900 kalori setiap hari, di mana sekitar 400-500 kalori tersebut harus berasal dari ASI atau susu formula.
“Orang tua harus fokus memperkenalkan makanan bergizi. Pilihlah makanan sehat mulai dari sekarang, sehingga mereka terbiasa dengan berbagai rasa dan terus memperkenalkan rasa baru,” kata Dr. Garbi.
3. Kebutuhan tidur
Ilustrasi bayi tidur Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi tidur Foto: Shutter Stock
Selain makanan, kebutuhan tidur bayi juga mulai berubah. Pasalnya, jadwal tidur bayi kemungkinan dapat lebih diprediksi, yakni dua kali tidur siang dan 10-12 jam di malam hari tanpa terbangun. Jadi, secara keseluruhan, durasi tidur bayi berusia delapan bulan sekitar 14 jam dalam satu hari.
ADVERTISEMENT
“Biasanya bayi akan tidur siang dua kali sehari dan tidur sekitar 10-12 jam di malam hari tanpa perlu makan malam,” tutur Dr. Segura.
Pada usia ini, ibu dan ayah mulai bisa menerapkan rutinitas harian sebelum waktu tidur. Misalnya, membacakan dongeng, bernyanyi, ataupun bermain singkat. Usahakan agar rutinitas tersebut dapat dilakukan di mana saja, sehingga dapat membantu bayi Anda untuk mengetahui waktu tidurnya jika sedang bepergian.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020