Anak Kecanduan Internet, Benarkah Ada?

Sering merasa kesal karena anak pegang gadget terus? Wajar saja, Moms, apalagi kalau bisa membuatnya sampai lupa makan, mengabaikan tamu yang datang, dan jam tidurnya berantakan.
Bila sudah begini, wajar juga bila orang tua khawatir anak sampai kecanduan internet seperti yang mungkin kerap kita dengar atau baca di media.
Namun, apakah memang benar ada anak yang bisa adiksi atau kecanduan internet? Bila benar, seperti apa sih, yang sudah bisa dikatakan kecanduan?
"Bisa, dan adiksi itu seperti 'lingkaran setan'," tukas dr. Tribowo T Ginting, Sp.KJ (K), di acara Parenting Talks Gadget Addiction Vol. II di RS UI, Depok, Jawa Barat, pada Sabtu (18/1).
"Adiksi disebabkan karena suatu keinginan, sehingga akan ada antisipasi kalau tidak mendapat keinginannya yang bisa menimbulkan rasa cemas. Kemudian mencarinya lagi, demi mempertahan ketersediaan/pasokan. Begitu terus siklusnya," tambahnya.
Ia kemudian menyebut tanda-tanda adiksi lainnya yaitu: seseorang menggunakan zat/non zat tidak dapat berhenti; bisa gagal fokus kalau tidak terpenuhi; perilaku adiksi terus dilakukan hingga bisa mengabaikan masalah kesehatan, mengorbankan hal-hal sosial dan rekreasional serta berani mengambil risiko.
"Menurut saya, orang yang kecanduan internet itu, ada saja. Tapi tergantung juga, artinya tidak bisa disamaratakan semua orang yang berlama-lama dengan internet, maka dia disebut kecanduan internet," tambahnya.
Sebagai contoh, misal ada tugas sekolah yang memang mengharuskan anak mengerjakannya dengan bantuan internet setiap hari, kemudian dia juga suka main game online tapi tidak sampai lupa waktu dan hubungan sosial juga masih baik, maka tidak bisa dianggap kecanduan. Atau juga bagi pekerja profesional yang mengharuskan berurusan dengan internet setiap hari.
Memang, Moms, internet bisa mempermudah hidup karena bisa dibilang mengubah kebiasaan kita sekarang. Kalau dulu, mau baca buku mesti ke perpustakaan, sekarang bisa tinggal download. Tapi ingat, menurut dr. Theresia Citraningtyas, MWH, PhD, SpKJ dalam kesempatan yang sama, internet juga ada dampak buruknya bagi anak-anak maupun orang dewasa. Hal ini bila dipakai tanpa batasan.
Agar anak tidak sampai kecanduan gadget, dr. Fransiska Kaligis, SpKJ(K) menyarankan agar orang tua bisa menentukan waktu dan tempat bebas gadget di rumah, Moms. Tapi pastikan Anda menggantinya dengan kegiatan yang tak kalah menarik bagi keluarga. Seperti mengajaknya memasak bersama, olahraga, dan kegiatan fisik di luar lainnya.
"Anak-anak yang rutin olahraga, psikologisnya akan lebih baik daripada anak yang tidak," tutup dr. Rachmad Wishnu Hidayat, SpKO di acara ini.
