Kumparan Logo

Anak Sering Kehilangan Barang? Bantu Atasi dengan Tips Ini!

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anak Sering Kehilangan Barang? Bantu Atasi dengan Tips Ini! Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Anak Sering Kehilangan Barang? Bantu Atasi dengan Tips Ini! Foto: Shutter Stock

Pernahkah Anda mendapati anak kehilangan botol minum atau mainan kesayangannya? Sebenarnya, kehilangan barang pada anak adalah hal yang cukup umum terjadi. Tapi, bagaimana bila kondisi ini sering sekali terjadi?

Dikutip dari Today's Parent, psikolog anak dari Calgary, Kanada, Cheryl Gilbert MacLeod mengatakan, anak-anak usia 6 tahun ke atas cenderung fokus pada banyak hal, sehingga anak usia 6-7 tahun sering mengalami kejadian kehilangan barang.

"Anak-anak seusia ini cenderung fokus pada banyak hal, dan tujuan mereka masih sangat berorientasi pada diri sendiri,” kata Gilbert MacLeod.

Menurutnya, setelah bermain dari luar rumah, anak-anak cenderung lupa untuk membawa botol minum pulang ke rumah. Nah, tugas orang tua adalah membuat mereka menjadi pengingat yang baik.

Ilustrasi ibu dan anak. Foto: Shutterstock

"Tugas kita adalah mengajarkan keterampilan mengorganisir dan perencanaan yang baik. Ini adalah perilaku yang perlu dipelajari anak-anak dan kebiasaan ini akan berkembang seiring waktu melalui latihan," imbuhnya.

Tips Agar Anak Tak Mudah Kehilangan Barang

1. Rutinitas yang Konsisten

Hal yang paling penting dilakukan agar anak mau mengingat dan menyelesaikan tugasnya adalah menciptakan rutinitas yang konsisten. Artinya, pengulangan dalam melakukan sesuatu dapat membantu mereka mengingat hal tersebut.

"Jika mereka terbiasa mengemas kotak pensil, mencuci kaki dan tangan sebelum tidur di jam yang sama setiap malam, mereka cenderung tidak lupa melakukan hal tersebut. Pada akhirnya, hal itu akan menjadi sesuatu yang otomatis dilakukan," ujar Gilbert.

2. Gunakan Stiker atau Daftar Barang

Ilustrasi anak main stiker tempel. Foto: Shutterstock

Anda juga bisa menggunakan stiker untuk memotivasi anak agar lebih bertanggung jawab dengan barang-barang yang dimilikinya. Misalnya, saat hendak pergi sekolah, buatlah daftar periksa barang, lalu letakkan hal itu di tempat yang mudah dijangkau. Daftar ini membantu anak mengingat apa saja benda yang mereka masukkan ke dalam tasnya.

3. Sediakan Tempat Khusus

Memiliki tempat khusus, seperti rak atau keranjang berlabel untuk barang-barang mereka bisa membantu anak lebih bertanggung jawab. Tempat khusus ini menjadi pengingat bagi mereka dalam menyimpan barang-barangnya. Apabila dibutuhkan, anak akan tahu di mana meletakkan benda tersebut.

4. Bimbing Anak

Ilustrasi Ayah dan Anak. Foto: Shutter Stock

Anak masih butuh bimbingan dalam melakukan banyak hal. Sehingga, jangan langsung memarahi anak ketika ia lupa di mana meletakkan barang-barangnya.

Orang tua juga perlu mengajarkan konsekuensi dari kecerobohan. Misalnya dengan meminta mereka mengganti barang yang hilang dari uang tabungannya.

kumparan post embed