Kumparan Logo

Anak Suka Jajan, Bagaimana Cara Menghadapinya?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jajanan Gulali Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Jajanan Gulali Foto: Shutterstock

Orang tua biasanya khawatir dengan kebiasaan anak yang suka jajan. Pasalnya, anak-anak sering sekali membeli jajan makanan sesuka hati. Tak jarang makanan dan minuman yang mereka beli mengandung banyak gula, pengawet, penyedap rasa atau tidak memiliki gizi sama sekali. Hal itu tentu bisa membahayakan kesehatannya, Moms.

Anak-anak mungkin belum paham cara memilih jajanan yang baik sesuai dengan kandungan gizi maupun kebersihannya. Mereka biasanya hanya mementingkan rasa ataupun hadiah-hadiah yang ditawarkan di dalam makanan ringan.

Jika sudah begini, Anda harus menghentikan kebiasaan anak jajan sembarangan, Moms. Mengutip laman Sahabat Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, ada 6 cara bijak yang bisa orang tua lakukan dalam menghadapi anak yang suka jajan.

Ilustrasi Anak di Supermarket Foto: Pixabay

Pertama, Anda bisa menghalau keinginan jajan anak dengan menyediakan banyak makanan dan membuat sendiri jajanan di rumah. Ketika membuat makanan, libatkan juga si kecil agar anak merasakan dan mengetahui bahwa membuat makanan sendiri lebih terjaga dan terjamin kebersihannya. Cipatakan pula suasana yang menyenangkan saat sedang membuat makanan agar anak tidak bosan.

Kedua, ajarkan dan latih anak untuk menabung. Meski membutuhkan waktu yang tidak sebentar, namun hal ini dapat mengajarkan anak cara mengelola keuangan dengan baik di masa depan. Ajarkan anak bagaimana caranya menyisihkan uang jajan untuk ditabung. Jangan lupa juga jelaskan ke anak apa saja manfaat menabung agar si kecil semangat.

Ketiga, jika anak sudah masuk PAUD Anda bisa mendongeng atau membacakan buku tentang norma baik dan buruk. Tujuannya agar informasi yang disampaikan terbawa dan terekam dengan baik sehingga si kecil akan mengerti baik dan buruk tanpa merasa dipaksa. Lewat mendongeng, Anda bisa ceritakan ke anak dampak buruk akibat suka jajan sembarangan.

Ilustrasi anak belajar masak. Foto: Shutterstock

Keempat, coba beri penjelasan langsung yang masuk akal dan mudah dimengerti jika ia merengek dibelikan jajan yang diinginkan. Katakan dengan lembut dan berikan pengertian sesuai usia si kecil.

Kelima, sebelum pergi belanja Anda bisa membuat kesepakatan dengan anak tentang apa yang harus dibeli dan apa yang tidak. Hal itu penting untuk latihan pengendalian diri anak.

Keenam, lakukan dengan konsisten, Moms! Jika Anda tidak tegas maka anak tidak mempunyai pegangan yang pasti dan muncul pikiran untuk meminta jajan kembali.

Semoga cara di atas berhasil mengurangi kebiasaan jajan anak ya, Moms.