Apa Kata Dokter soal Anak yang Punya Gigi Kelinci

Gigi anak seperti gigi kelinci? Memang bisa jadi tampak manis, lucu atau menggemaskan. Apalagi bila masih balita ya, Moms! Gigi kelinci yang muncul setiap kali si kecil tersenyum mungkin bisa membuat kita semakin meleleh!
Tapi di luar manis dan menggemaskannya, orang tua perlu tahu bahwa gigi susu termasuk kelainan organ mulut. Orang tua, perlu lebih jauh mengenai kondisi ini agar bisa merawat gigi anak dengan baik dan benar.
Untuk itu, kumparanMOM menghubungi drg. Yulia Sri Bono Widyastuti, Sp. KGA, dari RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang biasa disapa dengan panggilan drg. Tuti.
Simak yuk Moms, tanya jawabnya berikut ini.
Dilihat dari kacamata kesehatan mulut dan gigi anak, sebenarnya apa yang dimaksud dengan gigi kelinci, Dok?
Gigi kelinci pada anak sebenarnya terjadi karena gigi tetap depan yang tumbuh pada usia 7-8 tahun, tumbuh saat muka anak masih kecil. Sehingga terlihat gigi depan besar seperti gigi kelinci. Nanti dengan bertambahnya usia wajah anak akan berkembang, akhirnya antara gigi dan wajah akan sesuai.
Gigi kelinci juga bisa juga terjadi karena faktor keturunan orang tua dan kebiasaan buruk anak. Misalnya bila anak suka mengisap jari.
Selain mengisap jari, kebiasaan menjulurkan lidah dan menekan gigi atas kedepan, atau menggunakan dot dalam waktu yang lama juga bisa jadi penyebabnya.
Apakah kondisi ini normal?
Pada dasarnya, segala kelainan organ mulut yang menyebabkan posisi gigi atas dan bawah yang tidak sejajar disebut maloklusi.
Kelainan gigi kelinci sendiri masuk dalam kategori maloklusi kelas 1 karena gigi bagian atas lebih maju dan melewati batas gigi bagian bawah sejauh 2 milimeter, baik secara horizontal maupun vertikal. Dalam kondisi ketidakseimbangan yang lebih parah, seseorang bisa saja masuk ke dalam kategori maloklusi kelas 2.
Kebalikan dari sebelumnya, maloklusi kelas 3 terjadi ketika gigi bagian bawah lebih maju dan melewati batas gigi bagian atas.
Karena merupakan kelainan, apakah gigi kelinci bisa menyebabkan masalah? Bila ya, bagaimana mengatasinya?
Kalau susunan giginya baik artinya tidak berjejal, keadaan seperti gigi kekinci tidak akan jadi masalah atau berbahaya. Tapi kalau gigi kelinci disertai susunan gigi lain berantakan sebaiknya diperbaiki untuk mengembalikan estetika dan fungsi gigi.
Karena letaknya di depan, gigi kelinci bisa membuat anak susah menutup mulut, mengalami kesulitan untuk menggigit makanan ataumengucap beberapa huruf, mengalami masalah bicara hingga mengalami gigi patah saat terjatuh. Itulah kenapa, kondisi gigi kelinci pada beberapa anak perlu diperbaiki.
Meski begitu, perbaikannya juga perlu dicermati kasus per kasus dan sebaiknya dilakukan setelah semua gigi tetap anak tumbuh dan berkembang dengan maksimal. Jadi sebaiknya segera saja buat janji dengan dokter agar gigi anak dapat diperiksa dengan seksama.
