Apa Saja Tanda Bayi Sehat?

13 Agustus 2022 11:01
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Apa saja tanda bayi sehat? Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Apa saja tanda bayi sehat? Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Orang tua mana yang tak menginginkan bayi yang disayanginya bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Setelah lahir, Anda mungkin bertanya-tanya apakah si kecil sudah cukup penambahan berat badannya, waktu tidur, atau apakah tonggak perkembangannya sudah sesuai dengan umurnya?
ADVERTISEMENT
Ya Moms, kegelisahan ini mungkin bisa terjadi pada orang tua yang khawatir dengan berbagai perubahan selama bayi tumbuh dan berkembang. Padahal, sebenarnya hal yang dikhawatirkan merupakan sesuatu yang normal terjadi.
Nah, agar lebih tenang, yuk, pahami tanda-tanda bayi sehat berikut ini.

Tanda-tanda Bayi Sehat, Apa Saja?

1. Merasa Tenang saat Disentuh atau Mendengar Suara Orang Tua
Ilustrasi bayi tertawa. Foto: sutlafk/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi tertawa. Foto: sutlafk/Shutterstock
Bayi baru lahir akan sering menangis. Namun, menyadari ada Anda di dekatnya bisa membuat perasaannya lebih tenang dan nyaman, seperti ketika bayi masih berada di rahim ibunya. Ini merupakan langkah awal Anda menjalin ikatan dengan bayi lho, Moms.
"Seorang bayi terbiasa berada di jarak dekat dengan ibunya. Dan suara Anda adalah bagian pengalaman terbesarnya setelah lahir. Bayi lahir lalu mendengar suara dan merasakan panas tubuh ibunya, dia akan sekaan meniru waktu momen-momen masih berada di perut ibu," kata Dokter Anak Jennifer Shu, M.D., dikutip dari Parents.
ADVERTISEMENT
2. Berat Badan Bertambah dan Popok Diganti 4-6 Kali Sehari
Anda merasa bayi sudah sering menyusu atau minum susu formula tapi bingung bagaimana mengetahui ia sudah cukup mendapatkan asupannya? Nah Moms, cobalah lihat dari popoknya. Popok basah --baik itu pup ataupun pipis-- biasanya menandakan mereka mendapat asupan dengan baik dan tubuhnya terhidrasi. FirstCry Parenting melansir, bayi juga akan menunjukkan kenaikan berat badan yang cukup signifikan dalam beberapa minggu pertama setelah lahir. Namun, jika popoknya hanya sedikit basah dan urine berwarna gelap, bisa jadi ia sedang mengalami dehidrasi.
3. Mata Bayi Bisa Merespons
manfaat menatap mata bayi Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
manfaat menatap mata bayi Foto: Shutterstock
Minggu-minggu pertama setelah lahir, bayi akan lebih banyak menyusu dan tidur. Ia pun mungkin belum akan tertarik dengan objek di depannya, apalagi yang letak posisinya jauh. Namun, seiring bertambah usianya, penglihatannya akan semakin berkembang. Dia akan merespons apabila orang tua memperlihatkan warna kontras atau warna-warni yang mencolok, Moms.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
4. Menoleh saat Mendengar Suara
Pendengaran bayi yang mulai berkembang akan bisa membedakan suara-suara di sekitarnya. Tapi, memang butuh beberapa minggu bagi bayi baru lahir untuk menyaring suara-suara baru setelah keluar dari rahim. Jika ingin mengecek pendengarannya, cobalah dengarkan musik dari mainan atau lagu yang diputar. Apabila si kecil menoleh untuk mencari sumbernya, itu tandanya pendengaran mereka bekerja dengan baik.
5. Mata Mengamati Pola, Warna, dan Gerakan
Ilustrasi bayi. Foto: mama88/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi. Foto: mama88/Shutterstock
Saat baru lahir, pandangan bayi masih sangat pendek yakni berkisar 20-40 cm di depannya. Saat usianya 1-2 bulan, perlahan penglihatannya akan semakin berkembang dengan mulai mengenali pola, warna cerah, hingga objek yang bergerak. Warna kontras cenderung lebih sering dilihat karena penglihatan warna pada mata bayi masih terbatas. Jadi jika si kecil mulai suka mengamati sekitarnya, itu pertanda matanya berkembang dengan baik.
ADVERTISEMENT
6. Tersenyum saat Digoda dan Bisa Melakukan Kontak Mata
Tahap perkembangan bayi lainnya dimulai saat ia melakukan kontak mata dengan Anda saat usianya beranjak 1 bulan. Selanjutnya secara bertahap ia akan mulai menunjukkan senyumnya sekitar usia 2 bulan, mengoceh pada 3 bulan, dan tertawa pada sekitar usia 4 bulan. Semua interaksi ini menunjukkan ia mulai memahami berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya. Hal ini pun menjadi tonggak penting bagi perkembangan sosial dan bahasanya.
"Bayi menggunakan bahasa tubuh, termasuk kontak mata dan ekspresi wajah, jauh sebelum mereka bisa berbicara. Ini adalah permulaan untuk belajar berkomunikasi dengan kata-kata," kata Dr. Shu.
7. Tidur Mulai Teratur
Ilustrasi bayi tidur lelap Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi tidur lelap Foto: Shutter Stock
Semakin bertambahnya usia, apakah si kecil sudah mulai menunjukkan jarang menangis dan tidurnya lebih teratur? Ya Moms, beberapa bayi sudah bisa beradaptasi lebih cepat dengan kehidupan barunya, baik itu tidur siang dan malam hari. Tidur sangat penting bagi tumbuh kembang bayi. Apabila melihat bayi tidur pulas, hal ini menandakan dia sedang bahagia dan menunjukkan perkembangan sehat. Jadi, jangan lupa untuk membuat jadwal tidurnya lebih rutin ya, Moms.
ADVERTISEMENT
8. Sudah Bisa Menopang Badan
Melakukan stimulasi yang berkaitan dengan motorik pada bayi begitu penting untuk melatih kekuatan otot-ototnya. Saat melihat bayi sudah mulai bisa mengangkat kepala dan menggeser lengannya ketika tummy time, itu pertanda si kecil sedang mengembangkan kemampuan otot-ototnya. Maka dari itu, penting untuk melakukan tummy time dengan rutin untuk mempercepat perkembangan otot tubuhnya, baik itu sambil belajar berguling dan duduk tanpa bantuan.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020