Kumparan Logo

Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua saat Sulit Bonding dengan Bayi Baru Lahir?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu sulit bonding dengan bayi karena tidak bisa menyusui.. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu sulit bonding dengan bayi karena tidak bisa menyusui.. Foto: Shutter Stock

Membangun ikatan atau bonding dengan bayi baru lahir penting dilakukan orang tua. Mengutip Raising Children, ikatan dan kasih sayang merupakan cara untuk selalu menanggapi kebutuhan bayi dengan cinta, kehangatan, dan perhatian. Cara ini juga merupakan langkah awal untuk membangun kepercayaan bayi pada orang tuanya.

Ikatan antara orang tua dan bayi baru lahir merupakan bagian penting dari perkembangan bayi secara keseluruhan. Ketika si kecil mendapatkan apa yang ia inginkan, seperti senyuman, sentuhan, dan pelukan, ia akan merasa aman dan nyaman untuk bermain, belajar, dan bereksplorasi. Hal itu merupakan dasar dari perkembangan dan kesejahteraan si kecil untuk masa kanak-kanaknya kelak.

Selain itu, ikatan atau bonding juga membantu bayi tumbuh dari segi mental dan fisik. Misalnya, kontak kulit ke kulit lewat sentuhan dan pelukan, nyanyian, tatapan, dan suara Anda membuat otak bayi melepaskan hormon yang bermanfaat untuk pertumbuhannya. Seiring dengan pertumbuhan otaknya, bayi akan mengembangkan memori, kemampuan berpikir, dan kemampuan bahasa.

Sayangnya, beberapa orang tua merasa kesulitan membangun bonding dengan bayi baru lahir. Ya Moms, sebagian orang tua mungkin membutuhkan waktu lebih lama agar bisa bonding dengan si kecil. Jika Anda merasakan hal tersebut, berikut ini beberapa hal yang bisa Anda coba.

Cara yang Bisa Dilakukan Jika Orang Tua Sulit Bonding dengan Bayi Baru lahir

Ilustrasi pasangan suami istri berusaha bonding dengan bayi baru lahir. Foto: Shutter Stock

1. Luangkan Waktu Lebih Banyak

Jika Anda merasa kesulitan membangun ikatan dengan bayi baru lahir, Anda mungkin perlu meluangkan waktu lebih banyak bersama si kecil, Moms. Manfaatkan waktu berkualitas atau quality time berdua dengan si kecil dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan, misalnya bernyanyi, membacakan dongeng, atau sekadar mengajak bayi mengobrol.

2. Jadilah Fleksibel

Selain meluangkan lebih banyak waktu, penting bagi Anda untuk menjadi lebih fleksibel saat ingin membangun ikatan dengan bayi baru lahir. Ya Moms, Anda tak perlu menunggu momen yang tepat untuk bonding dengan si kecil, tapi Anda bisa menciptakan momen tersebut. Misalnya saja, saat memandikan bayi, menidurkannya, menyusui, dan lain sebagainya.

3. Cari Tahu Apa yang Disukai Bayi

Salah satu hal yang menyebabkan orang tua sulit membangun ikatan dengan bayi baru lahir adalah kurang memahami apa yang disukai si kecil. Ya Moms, meskipun Anda mungkin sduah berusaha, mungkin saja si kecil tidak nyaman dengan cara yang Anda gunakan. Misalnya, ia mungkin tidak suka suara musik yang berisik. Untuk itu, penting bagi Anda untuk mencari tahu apa yang disukai dan tidak disukai oleh si kecil.

kumparan post embed