Apakah Bayi Boleh Berenang di Air Berkaporit?

Mengajak bayi berenang bisa menjadi salah satu pilihan kegiatan yang mungkin disukai oleh si kecil. Ya Moms, berenang bagi bayi memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah membentuk daya tahan tubuh yang tinggi.
The National Health Service (NHS) Inggris menyebut, bayi bisa mulai berenang pada usia berapa pun, bahkan tak perlu menunggu sampai ia mendapat imunisasi pertamanya.
Namun biasanya para orang tua akan mulai mengajak si kecil berenang saat ia berusia 4 bulan, yakni ketika kepalanya sudah tegak, sudah mulai bisa belajar duduk karena otot punggung dan tulang-tulang belakangnya mulai menguat. Atau ada juga yang menunggu sampai si kecil berusia 6 bulan, yakni ketika ia sudah mampu duduk dengan baik.
Tetapi umumnya kolam renang menggunakan kaporit, yakni bahan kimiawi untuk membersihkan air yang tujuannya mematikan kuman-kuman dan menjernihkan air. Jika bayi diajak berenang di air kaporit, aman enggak ya? Mengingat kulit bayi masih sensitif.
Apakah Air Kaporit Aman untuk Bayi?
Menurut American Chemistry Council, kolam yang menggunakan kaporit secara rutin dapat membunuh mikroorganisme berbahaya yang dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan, termasuk infeksi telinga, masalah perut, dan bahkan kutu air.
Sehingga, jika kolam tidak dirawat dengan benar dan sirkulasinya tidak tepat, kolam renang pada dasarnya akan berubah menjadi kolam yang tergenang. Jadi dalam hal ini, sanitasi kolam yang sehat sangatlah diperlukan.
Meskipun kolam yang menggunakan kaporit dapat melindungi orang dewasa dan anak-anak dari penyakit, apakah aman juga untuk bayi? Mungkin tidak Moms.
Seperti yang dijelaskan oleh Mayo Clinic, bayi yang terpapar air kaporit pada usia yang sangat muda mungkin berisiko lebih tinggi terkena infeksi saluran pernapasan bawah atau asma. Beberapa produk kaporit juga disebut dapat mengiritasi paru-paru bayi yang sedang berkembang, namun pernyataan ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Tetapi tenang Moms, mengutip Romper, ada beberapa cara agar bayi lebih aman ketika sedang berenang di kolam yang menggunakan kaporit. Jika Anda menggunakan kolam berkaporit dalam ruangan, cobalah untuk mencari fasilitas yang berventilasi baik.
Udara luar yang masuk secara konstan dapat membantu menghilangkan efek samping kaporit yang berpotensi berbahaya. Sehingga, akan lebih baik jika bayi Anda berenang di kolam terbuka.
Jika Anda lebih suka menghindari kolam berkaporit, mungkin bisa coba mencari kolam yang menggunakan filter ozon yang dapat membersihkan air tanpa menggunakan kaporit.
Untuk lebih amannya, sebelum bayi akan diajak berenang, konsultasikan dulu kepada dokter apakah si kecil diperbolehkan berenang atau tidak. Jika diperbolehkan oleh dokter, maka tunggu apa lagi, Moms?
