Apakah Bisa Suntik KB Tapi Belum Haid? Pahami Ketentuannya
ยทwaktu baca 3 menit

Suntik KB yang dilakukan pada 5 hari pertama menstruasi bisa langsung mencegah kehamilan secara efektif. Pertanyaannya, apakah bisa suntik KB tapi belum haid?
Suntik KB termasuk salah satu metode kontrasepsi andalan para wanita. Pasalnya, metode ini bisa mencegah kehamilan hingga 99%. Namun, dengan catatan suntikan dilakukan secara rutin dan tepat waktu.
Jika terlambat mendapatkan suntikan, tingkat efektivitasnya akan berkurang menjadi 94%. Merujuk data Centers for Disease Control and Prevention (CDC), 6 dari 100 wanita mengalami kehamilan pada tahun pertama penggunaan suntik KB.
Apakah Bisa Suntik KB Tapi Belum Haid?
Menurut Planned Parenthood, suntik KB bisa digunakan kapan pun selama Anda belum hamil. Jika suntik KB dilakukan sebelum haid, disarankan untuk memakai alat pencegah kehamilan darurat di minggu pertama, seperti kondom. Pasalnya, hormon dalam suntik KB perlu waktu sekitar sepekan untuk bekerja efektif.
Suntik KB mengandung hormon progestin yang bekerja dengan cara mencegah ovulasi, yakni pelepasan sel telur yang sudah matang ke tuba falopi. Jika tidak ada sel telur yang keluar dari ovarium, kehamilan tidak akan terjadi.
Hormon suntik KB juga bisa membuat lendir serviks menjadi kental, sehingga sperma kesulitan mencapai sel telur. Lapisan rahim pun berubah menjadi lebih tipis, akibatnya kehamilan sulit terjadi.
Menurut American College of Obstetric and Gynecology (ACOG), kehamilan hanya dapat terjadi jika lapisan endometrium setebal 4-5 mm. Jika lebih tipis dari ini, kecil kemungkinan untuk hamil.
Hormon progestin harus disuntikkan ke otot lengan atau bokong setiap 12 minggu atau 3 bulan sekali. Konsultasikan dengan dokter untuk membuat jadwal yang lebih tepat.
Kelebihan dan Kekurangan Suntik KB
Sebagaimana metode kontrasepsi lainnya, suntik KB pun memiliki kelebihan dan kekurangan yang bisa jadi bahan pertimbangan Anda. Berikut ini rinciannya dikutip dari Medical News Today.
Keuntungan:
Tidak mengganggu kualitas hubungan badan
Anda tidak perlu menggunakannya setiap hari seperti pil KB
Beberapa orang mungkin bisa melakukan suntikan kontrasepsi sendiri di rumah
Tidak perlu menjalani tes atau pemeriksaan kesehatan apa pun saat akan mendapatkan suntikan KB yang pertama
Tidak memengaruhi kesuburan
Bisa langsung digunakan setelah melahirkan atau saat menyusui
Bisa digunakan dalam jangka waktu panjang
Kekurangan
Suntikan KB dapat menghentikan atau mengurangi volume darah menstruasi
Tidak melindungi dari penyakit menular seksual seperti HIV
Perlu melakukan suntikan ulang setiap 12 minggu
Terlambat melakukan suntikan dapat meningkatkan risiko kehamilan
Menurut Food and Drug Administration (FDA), waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk bisa hamil kembali setelah menghentikan penggunaan adalah 10-18 bulan.
Menimbulkan efek samping seperti penambahan berat badan, mual, sakit kepala, payudara sakit, hingga anxiety. Tapi efek ini biasanya akan hilang setelah 2-3 bulan.
Baca Juga: Ciri-Ciri Tidak Cocok KB Suntik 3 Bulan, Catat Risikonya
