Apakah Mastitis Berbahaya? Ibu Menyusui Perlu Tahu!
ยทwaktu baca 2 menit

Ada beberapa masalah kesehatan yang bisa dirasakan ibu menyusui. Salah satunya adalah mastitis, Moms. Mastitis merupakan peradangan di jaringan payudara yang bisa menimbulkan rasa nyeri.
Mastitis biasanya disebabkan oleh ASI yang menumpuk di payudara dan tidak dikeluarkan, sehingga menciptakan penyumbatan di saluran ASI. Hal itu bisa terjadi jika pelekatan bayi tidak benar saat menyusu. Lantas, apakah mastitis ini berbahaya bagi ibu menyusui?
Penjelasan soal Bahaya Tidaknya Mastitis bagi Ibu Menyusui
Selain menimbulkan rasa nyeri akibat peradangan, mastitis juga dapat menyebabkan benjolan di sekitar area yang sakit. Sehingga, mastitis ini bisa menimbulkan infeksi yang bisa saja berbahaya, Moms.
Mengutip Mayo Clinic, mastitis juga dapat membuat ibu menyusui merasa pegal dan lemas, seperti gejala flu atau demam. Kondisi tersebut dapat menyebabkan ibu merasa lelah, sehingga sulit untuk merawat bayi.
Terkadang, mastitis juga membuat ibu ingin menyerah menyusui sehingga menyapih bayi sebelum genap berusia 2 tahun. Tapi sebenarnya, tetap menyusui sambil minum antibiotik untuk mengobati mastitis lebih disarankan.
Biasanya setelah sembuh dari mastitis, ibu menyusui masih berpeluang tinggi mengalaminya kembali. Mengutip Medical News Today, ini biasanya karena terlambat mengobati atau pengobatan yang tidak tepat.
Perawatan yang tidak tepat juga akan menyebabkan kumpulan nanah atau abses berkembang di payudara. Jika sudah sangat parah, mungkin perlu melakukan operasi bedah.
Yang paling membahayakan adalah jika mastitis menyebabkan septikemia atau sepsis, ini adalah kondisi mengancam jiwa yang dapat terjadi jika infeksi tidak diobati. Maka dari itu, jika Anda merasakan gejala mastitis, segera berkonsultasi dengan dokter.
Apa saja gejala mastitis? Berikut selengkapnya seperti dikutip dari National Health Service (NHS):
Payudara terasa sakit yang ditandai dengan bengkak, panas, nyeri saat disentuh. Mungkin juga ada bercak merah, tetapi kemerahan bisa lebih sulit terlihat pada kulit yang gelap.
Ada benjolan atau area keras di payudara.
Merasa lelah, lemas, dan demam.
Untuk mencegah mastitis, Anda harus sering menyusui bayi, lalu perah payudara setelah menyusui jika perlu. Intinya pastikan payudara benar-benar kosong, Moms. Pastikan juga teknik menyusui yang tepat, dan periksa apakah si kecil sudah melakukan pelekatan dengan benar atau belum.
