ASI Itu Rasanya Seperti Apa, Sih?
·waktu baca 2 menit

Menyusui bayi sejak lahir sudah terbukti dapat memberikan manfaat seumur hidup bagi ibu dan bayinya. Tapi, pernah terbayang seperti apa rasa ASI yang biasanya diberikan kepada bayi, Moms?
Sebagai seorang ibu, Anda mungkin penasaran seperti apa sih rasa ASI yang kerap dijuluki sebagai 'emas cair' itu. Bagi Anda yang ingin iseng mencobanya, mungkin penjelasan ini bisa membantu memberikan gambarannya.
Seperti Apa Rasa dan Bau ASI?
Nah Moms, ada banyak versi yang diungkapkan para orang dewasa yang sudah pernah mencicipi ASI. Misalnya, mengutip laman Healthline, beberapa orang mendeskripsikannya sebagai 'susu almond yang manis'. Lalu, beberapa orang yang pernah mencobanya juga mengatakan rasanya seperti air gula, es krim, hingga blewah. Wah, ternyata bisa berbeda-beda, ya!
Mengapa ASI bisa terasa manis hingga begitu disukai oleh si kecil? Hal ini karena ASI mengandung gula laktosa, yang bila memiliki konsentrasi tinggi bisa memberikan rasa manis. Selain itu, rupanya rasa manis ini bisa dipengaruhi oleh apa yang dimakan ibu setiap harinya. Ketika ibu makan buah dan sayuran, Anda bisa mentransfer rasa makanan tersebut pada anak. Melalui ASI juga si kecil bisa mengembangkan berbagai macam rasa, seperti asin dan pedas.
Beberapa faktor ini juga dapat mengubah rasa ASI, seperti perubahan hormon, penumpukan asam laktat dalam tubuh yang bercampur dengan asinnya keringat, konsumsi obat-obatan, merokok, minum alkohol, ASI perah yang dibekukan, hingga ibu mengalami mastitis.
Kemudian Anda juga bertanya-tanya, seperti apa sih baunya? Kebanyakan ibu mengatakan rasanya seperti susu sapi, tetapi lebih lembut dan lebih manis. Bahkan, ada yang menyebut baunya seperti sabun. Secara tekstur, ASI biasanya lebih encer dan lebih ringan ketimbang susu sapi. ASI juga mengandung lemak. Dan makin sering ASI diproduksi, maka kandungan lemaknya juga lebih tinggi.
Namun, ASI yang telah dibekukan dan dicairkan mungkin memiliki bau sedikit asam, dan hal ini normal terjadi, kok. Namun, jika ASI yang sudah diperah namun tidak disimpan dengan benar, maka akan menimbulkan bau tidak sedap. Seperti layaknya susu sapi yang berubah menjadi asam apabila terlalu lama dibiarkan terbuka.
Tetapi, setiap orang rupanya akan memiliki pengalaman yang berbeda-beda ketika mencicipi ASI. Ada yang suka, namun ada juga sebaliknya. ASI, seperti makanan lainnya, bisa terasa berbeda pada setiap orang. Rasa ini berkembang dari waktu ke waktu tergantung genetika hingga makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Jadi, tertarik mencoba ASI yang Anda perah sendiri, Moms?
