ASI Keluar dari Ketiak pada Ibu Menyusui, Kok Bisa?
ยทwaktu baca 3 menit

Tubuh manusia memang unik dan luar biasa. Pada wanita, misalnya, banyak perubahan luar biasa saat hamil dan menyusui. Dari banyaknya perubahan selama proses tersebut, mungkin ada yang jarang diketahui namun bisa saja terjadi pada ibu menyusui, yakni ASI keluar dari ketiak.
Ya Moms, kondisi ini cukup unik namun beberapa ibu menyusui memang mengalaminya. Ibu menyusui bisa mengalami pitties, atau kondisi munculnya benjolan atau pembengkakan di ketiak saat jaringan payudara terisi ASI.
Perlu diketahui, jaringan payudara tidak hanya terdapat di payudara saja. Dikutip dari laman Parents, ada struktur yang disebut Tail of Spence dan jaringannya bisa sampai area ketiak. Pada usia kehamilan enam minggu, jaringan susu mulai berkembang dan dimulainya dari ketiak, Moms. Jaringan ini juga memanjang hingga ke area selangkangan.
Itulah mengapa, ketika payudara penuh dengan ASI bisa menimbulkan benjolan di ketiak. Bila dipencet, terkadang benjolan tersebut bisa mengeluarkan ASI, lho! Kondisi ini bisa dialami ibu saat awal-awal menyusui, atau ketika produksi ASI sedang berlangsung.
"Ini [pitties] adalah jaringan payudara yang tidak mengalir dengan baik. Dan karena alasan itu pembengkakan terjadi, terutama saat ASI pertama kali keluar untuk bayi. Karena aliran yang buruk di area itu, maka sel penghasil susu juga akan berhenti berproduksi," kata pakar laktasi Andrea Tran, RN, BSN, MA, IBCLC.
Seperti Apa Pembengkakan Saluran Susu di Ketiak?
Nah Moms, saat ASI menumpuk dan tidak kunjung dikeluarkan, maka bisa muncul benjolan dan menjadi kencang akibat bengkak. Namun, pembengkakan di ketiak sedikit berbeda.
"Pembengkakan yang terjadi seperti benjolan berbentuk telur di bawah ketiak," ucap Tran. Jumlah dan ukurannya pun bisa bervariasi tergantung genetik.
Meski begitu, jangan khawatir karena pembengkakan kelenjar susu di ketiak akan mereda dengan penanganan seperti: - Kompres air dingin - Mandi air hangat - Pijatan lembut
Umumnya, gejala akan hilang dalam waktu 24 hingga 48 jam. Namun, bila Anda juga mengalami demam hingga nyeri terus-menerus, maka segera konsultasikan ke dokter karena bisa jadi itu merupakan tanda infeksi.
Maka dari itu, Anda disarankan untuk terus menyusui bayi untuk secara perlahan mengurangi bengkak akibat saluran susu yang terlalu penuh dan menumpuk. Saat saluran susu di ketiak membesar bisa menyebabkan rasa nyeri, sehingga proses menyusui akan menjadi tidak nyaman.
Sementara bila pembengkakan di payudara tidak segera diatasi, maka dikhawatirkan bisa menyebabkan mastitis atau abses. Namun jika benjolan tidak kunjung mereda, maka segera lakukan pemeriksaan ke dokter ya, Moms.
****
Dapatkan informasi terupdate seputar dunia parenting dan motherhood setiap hari hanya di Moms Update! Cari tahu informasi lengkapnya di media sosial kumparanMOM! Klik di sini
