Aurel Hermansyah Melahirkan Caesar, Apa Yang Mungkin Jadi Penyebabnya?
·waktu baca 2 menit

Kabar bahagia datang dari pasangan selebriti Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar. Ya Moms, hari ini, Selasa, (22/2), Aurel melahirkan anak pertamanya di RSU Bunda, Jakarta.
Atta pun membagikan kabar bahagia ini dengan mengunggah foto tangan mungil anaknya di akun Instagram pribadinya.
"22-2-2022 🥺😭 Malaikat hidupku," tulis Atta di kolom caption.
Aurel diketahui sudah menginap di rumah sakit sejak Senin (21/2) dan menjalani operasi caesar pagi ini.
Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan Aurel menjalani operasi caesar. Meski begitu, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan dokter menyarankan ibu hamil melahirkan dengan operasi caesar, Moms.
Apa saja?
Macam-macam Kondisi yang Bisa Sebabkan Aurel Hermansyah Melahirkan dengan Operasi Caesar
1. Posisi Bayi Tidak Normal
Agar bisa melahirkan secara pervaginam, posisi kepala bayi harus dekat jalan lahir. Namun beberapa bayi di dalam kandungan kadang memiliki posisi yang tidak tepat. Misalnya, kaki atau pantatnya yang berada di dekat jalan lahir sehingga sungsang.
Beberapa bayi juga memposisikan bahu atau sisi tubuhnya di dekat jalan lahir, yang dikenal sebagai kelahiran melintang. Maka dari itu, ibu perlu mendapat tindakan operasi caesar agar aman saat melahirkan, terutama pada ibu yang hamil kembar.
2. Masalah Plasenta
Mengutip Healthline, dokter akan melakukan operasi caesar jika terjadi masalah plasenta. Misalnya, sebagian atau seluruh plasenta menutupi leher rahim atau dikenal dengan istilah plasenta previa. Operasi caesar juga diperlukan ketika plasenta terlepas dari lapisan rahim, sehingga menyebabkan bayi kehilangan oksigen.
3. Gawat Janin
Gawat janin disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya adalah janin yang tidak mendapatkan oksigen yang cukup. Kondisi tersebut ditandai dengan berat janin yang rendah, pasokan oksigen melalui tali pusat berkurang, dan adanya iritasi pada paru-paru janin. Sehingga ibu perlu melakukan operasi caesar agar tidak membahayakan janin.
4. Preeklamsia
Tekanan darah yang tinggi menjelang persalinan, bisa dikategorikan sebagai preeklamsia. Preeklamsia adalah sindrom yang ditandai dengan adanya tekanan darah tinggi saat hamil.
Jika ibu mengalami kondisi ini, persalinan caesar harus segera dilakukan. Memaksakan kehendak untuk melahirkan normal justru bisa membahayakan keselamatan ibu.
