Kumparan Logo

Bagaimana Mengatasi Anak yang Suka Jajan Sembarangan di Sekolah?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak suka jajan permen. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak suka jajan permen. Foto: Shutter Stock

Kembali belajar di sekolah setelah dua tahun lebih online dan hybrid mungkin menjadi euforia tersendiri bagi anak-anak. Mereka akan kembali belajar bersama teman di kelas hingga makan bersama.

Namun ingat Moms, meski pandemi sudah melandai dan anak sudah divaksin, jangan lupa ingatkan si kecil untuk tetap taat prokes, ya. Penting juga untuk meminta anak tidak jajan sembarangan karena selain nilai gizinya yang mungkin kurang, juga potensi penularan penyakitnya tinggi.

kumparan post embed

Mungkin tidak mudah bagi anak untuk tidak jajan sembarangan karena biasanya banyak pedagang kaki lima yang berjualan di depan sekolah. Apalagi makanan yang dijual umumnya tidak ada di rumah sehingga membuat anak tergoda untuk membeli.

Lantas, bagaimana cara efektif untuk mencegah anak tidak jajan sembarangan? Simak tips dari kumparanMOM berikut:

Cara Agar Anak Tidak Jajan Sembarangan

1. Sajikan makanan sehat dengan tampilan menarik

Ilustrasi makanan bergizi dengan tampilan menarik Foto: Shutter Stock

Salah satu faktor anak lebih suka jajan di luar rumah mungkin saja karena apa yang disajikan di rumah tidak menarik bagi anak. Oleh karena itu, cobalah sediakan makanan sehat setiap hari dengan tampilan menarik seperti jajan di luar, Moms.

2. Pastikan anak sarapan

com-Ilustrasi ibu dan anak sedang menyiapkan sarapan. Foto: Shutterstock

Kebiasaan sarapan di pagi hari penting untuk tubuh. Selain itu, mengabaikan sarapan bisa membuat anak senang jajan yang tidak sehat. Jangan lupa bekali anak dengan makanan buatan sendiri yang lezat, bergizi, variatif, dan menarik.

3. Dampingi anak saat mengakses gadget

Ilustrasi dampingi anak gunakan gadget. Foto: Shutterstock

Iklan yang muncul di TV atau gadget bisa menginspirasi anak untuk membelinya. Kemasannya sangat menarik dan diiklankan oleh bintang idola anak-anak. Tentu saja mereka tergoda!

Oleh karena itu dampingi anak saat mengakses TV dan gadget ya, Moms.

4. Beri penjelasan

Ilustrasi ibu beri penjelasan pada anak sebelum sekolah Foto: Shutterstock

Gunakan bahasa sederhana yang mudah dimengerti anak dan jangan bosan untuk terus mengulang penjelasan. Anak biasanya butuh pengulangan agar ia paham terhadap apa yang ingin Anda sampaikan. Misalnya, ia bisa sakit perut dan tertular COVID-19 bila jajan sembarangan , atau zat pewarna atau pemanis buatan dalam jajanan tersebut berbahaya terhadap kesehatan tubuhnya.

5. Bersikap tegas

Jika kebiasaan jajan sembarangan tak juga hilang dengan cara-cara di atas, maka saatnya Anda menemani langsung si kecil jajan. Bantu ia memilih makanan sehat. Bila anak merengek dan menangis, tetaplah bersikap tegas.

6. Apresiasi

com-Ilustrasi anak yang bahagia karena diapresiasi. Foto: Shutterstock

Jangan lupa beri anak apresiasi bila ia berhasil mengurangi jajan ya, Moms. Pujilah anak dengan jelas agar dia mengerti, "Ibu bangga deh, melihat kamu sudah bisa mengurangi jajan. Kamu jadi enggak gampang sakit dan bisa menabung. Kalau tabungannya sudah banyak nanti, kamu bisa beli sepeda!"