Bagaimana Suara Tidur Bayi yang Normal?

Sebagai orang tua baru, ada banyak hal yang dilakukan bayi dan bisa saja membuat Anda kaget serta juga khawatir. Salah satunya mungkin kebiasaan bayi ketika tidur. Ya Moms, awalnya mungkin Anda mengira bayi akan tidur dengan tenang, namun nyatanya kadang-kadang bayi terdengar seperti mendengkur.
Saat mendengar suara itu, wajar bila Anda merasa khawatir. Apalagi jika ditambah dengan mendengus dan mengerang. Ya, hal ini bisa menjadi tanda ada sesuatu yang menghalangi jalan napasnya. Oleh sebab itu, Anda harus paham bagaimana suara tidur bayi yang normal agar bisa lebih tenang dan tidak menduga-duga kondisi kesehatannya. Yuk, simak penjelasan lengkap di bawah ini.
Penjelasan soal Suara Tidur Bayi yang Normal
Jika Anda mendengar pernapasan bayi yang sedang tidur seperti terengah-engah lembut, Anda tidak perlu khawatir karena berarti pernapasannya teratur. Tak perlu cemas juga ketika Anda mendengar beberapa helaan napas saat bayi sedang tertidur.
Walaupun biasanya pernapasan si kecil teratur ketika tidur, lalu tiba-tiba terdengar tidak teratur, hal ini masih normal, Moms. Mengutip Healthline paru-paru bayi belum bekerja dengan baik di semua silinder atau lebih tepatnya otak bayi masih mencari cara untuk ‘berbicara’ dengan sistem tubuhnya.
Jadi, saat bayi belajar mengatur pernapasannya, akan ada waktu singkat ketika napasnya meningkat, melambat, atau bahkan berhenti. Namun perlu dicatat, masih normal jika pernapasannya tidak teratur dan hanya berlangsung beberapa detik. Ditambah, bila bayi juga tidak menunjukkan tanda-tanda kesakitan dan pola pernapasannya kembali normal.
Anda juga tidak perlu khawatir ketika mendengar suara bergemuruh dari perut si kecil. Ini karena sistem pencernaannya berfungsi selama 24 jam. Jadi ketika bayi Anda bersendawa atau kentut ketika tidur, ini juga sangat normal ya, Moms.
Kemudian, jika Anda mendengar suara bersiul atau mengi, suara-suara ini biasanya tidak menjadi masalah saat bayi Anda sedang tidur. Saluran napas bayi sempit, sehingga udara kering atau bahkan sedikit lendir dapat menyebabkan suara bersiul, berderak, atau mengi ketika mereka tidur.
Refluks asam atau bahkan penumpukan susu juga dapat menyumbat tenggorokan mereka dan juga menyebabkan suara pernapasan yang tidak merata. Bila bayi batuk atau bersin saat tidur karena alasan yang sama, maka kondisi itu juga masih sangat normal. Ya Moms, jangan khawatir, kecuali jika mereka menunjukkan tanda-tanda penyakit lain.
Lalu, bagaimana jika bayi menangis, merengek, mengerang, mendengus, cegukan, atau bahkan tertawa saat tidur? Ini juga merupakan hal yang normal ya, Moms. Anda perlu khawatir dan harus langsung meminta pertolongan dokter jika bayi tidur berisik ditambah gejala-gejala berikut:
Warna kebiruan pada kulit bayi
Kontraksi otot yang terlihat di dada atau leher bayi
Bayi terlihat lesu
Demam
Lubang hidung melebar dengan setiap napas
Jeda panjang di mana bayi Anda berhenti bernapas (lebih dari 10 detik)
