Kumparan Logo

Bahaya Membiarkan Anak Terbiasa Lihat Layar Sebelum Tidur

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bahaya Membiarkan Anak Terbiasa Lihat Layar Sebelum Tidur. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Bahaya Membiarkan Anak Terbiasa Lihat Layar Sebelum Tidur. Foto: Shutterstock

Banyak anak punya kebiasaan melihat layar sebelum tidur. Misalnya nonton TV, video atau main games. Ya Moms, oleh sebagian orang tua menggunakan gadget sebagai hiburan sebelum tidur dianggap dapat membuat anak rileks dan cepat mengantuk.

Tapi ternyata, hal ini bisa berdampak negatif pada anak, lho. Mengapa demikian?

Dampak Bila Anak Terbiasa Melihat Layar Sebelum Tidur

Dampak Bila Anak Terbiasa Melihat Layar Sebelum Tidur Foto: Shutterstock

Sleep advisor melansir, alih-alih membuat rileks dan mengantuk, paparan blue light atau cahaya biru dari layar gadget justru menghambat pelepasan hormon tidur melatonin, sehingga meningkatkan kewaspadaan anak.

Bukannya rileks, anak justru akan merasa segar dan tidak mengantuk. Akibatnya sangat mungkin anak tidur lebih larut atau bahkan kesulitan tidur.

kumparan post embed

Orang tua mungkin berpikir, "Cuma lewat berapa menit saja dari waktu tidurnya, kok."

Tapi ternyata hal seperti ini dapat menimbulkan efek jangka panjang yaitu, gangguan tidur yang lebih serius pada anak. Sebab kebiasaan menunda waktu tidur karena menonton tayangan di TV, tablet, hp atau laptop juga dapat meningkatkan risiko insomnia, kecemasan, hingga mimpi buruk yang membuat waktu tidur tidak berkualitas.

Beri jarak waktu setidaknya 30 menit bebas dari layar gadget sebelum anak tidur. Foto: Shutterstock

Tak hanya sampai di situ, anak-anak yang kurang tidur di malam hari berisiko tinggi untuk mengalami cidera, depresi, hipertensi, bahkan obesitas. Kurang tidur juga bisa menimbulkan masalah perilaku, menurunnya tingkat memori dan perhatian, regulasi emosional buruk, yang akhirnya membuat kualitas hidup anak menurun seperti dikutip dari Parenting Science.

Oleh karena itu, American Academy of Pediatrics menetapkan batasan waktu untuk anak melihat layar yaitu hanya satu sampai dua jam per harinya dan tidak menyarankan anak menggunakan gadget di malam hari terutama sebelum tidur.

Bahaya membiarkan anak terpapar layar gadget sebelum tidur. Foto: Shutterstock

Jika memang ingin menonton sesuatu, maka orang tua perlu memberi jarak setidaknya 30 menit sebelum waktu tidur.

Orang tua sebaiknya juga tidak membiarkan anak tidur dengan layar menyala, tidak memberi anak tv sendiri di kamar tidur serta memastikan tablet, laptop dan ponsel dimatikan atau disimpan di luar kamar saat anak tidur. Ini semua penting agar anak dapat tidur lebih nyenyak dan berkualitas.