Balita Suka Main Boneka Bayi? Ini 5 Manfaat untuk Perkembangannya

2 Juni 2022 11:04
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi balita main boneka bayi. Foto: fotorawin/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi balita main boneka bayi. Foto: fotorawin/Shutterstock
ADVERTISEMENT
Sudah bukan rahasia lagi bahwa balita, terutama perempuan, suka bermain boneka. Salah satu jenis boneka favorit si kecil adalah boneka yang menyerupai bayi. Ya Moms, saat bermain, anak balita biasanya akan menganggap boneka tersebut sebagai adik atau anaknya. Menurut ahli perkembangan dan psikolog anak, hal itu normal dialami anak usia dini.
ADVERTISEMENT
Tak sekadar sebagai hiburan, bermain bersama boneka bayi ternyata punya banyak manfaat untuk perkembangan balita. Apa saja? Simak penjelasannya berikut ini sebagaimana dikutip dari Verywell Family.

Manfaat Bermain Boneka Bayi untuk Balita

Ilustrasi balita main boneka bayi. Foto: fotorawin/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi balita main boneka bayi. Foto: fotorawin/Shutterstock
Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi
Balita biasanya akan memperlakukan boneka bayi sebagai “teman curhat”-nya. Meski belum lancar berbicara, si kecil mungkin akan senang membangun komunikasi dengan boneka tersebut. “Anak-anak akan mendapatkan banyak latihan bahasa melalui berbicara dengan boneka mereka,” jelas Debbie White, Ph.D., seorang psikolog asal Florida.
Melatih Daya Pikir Kreatif
Salah satu permainan yang dilakukan balita bersama boneka bayinya adalah bermain peran. “Anak-anak dapat memerankan hal-hal yang telah terjadi pada mereka atau hal-hal yang mereka lihat dalam kehidupan nyata atau buku atau acara televisi,” kata Julia DeLapp, M.S., direktur pusat penelitian anak usia dini di Eastern Connecticut State University.
ADVERTISEMENT
Ya Moms, bermain peran bersama boneka akan melatih anak untuk berpikir kreatif dan mengasah daya imajinasinya. Agar lebih interaktif, Anda dapat terlibat langsung dan biarkan si kecil mengendalikan permainan tersebut.
Mengenalkan Konsep Empati
Ilustrasi balita main boneka bayi. Foto: Gandi Purwandi/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi balita main boneka bayi. Foto: Gandi Purwandi/Shutterstock
Bermain bersama boneka secara tidak langsung akan mengajarkan balita tentang konsep empati. Namun, hal ini perlu dilakukan dengan bimbingan orang tua. Misalnya, jika anak bilang bahwa boneka bayinya sedang menangis, coba tanyakan padanya apa yang bisa ia lakukan agar bonekanya tidak sedih lagi.
“Ini membantu anak kecil belajar mengenali dan menamai emosi dan juga berpikir tentang perspektif dan kebutuhan orang lain,” jelas DeLapp.
Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus
Balita perempuan biasanya suka mendandani boneka bayinya, seperti memakaikan baju atau menguncir rambut boneka tersebut. Menurut DeLapp, aktivitas ini secara tidak langsung dapat melatih dan meningkatkan keterampilan motorik halus si kecil.
ADVERTISEMENT
Melatih Keterampilan untuk Diri Sendiri
Ada banyak keterampilan sehari-hari yang bisa didapatkan balita dari bermain dengan boneka bayinya, seperti cara menggunakan sendok, memakai baju, dan menyisir rambut. Selain itu, bermain dengan boneka bayi secara tidak langsung juga mengajarkan anak untuk menenangkan dirinya sendiri saat merasakan emosi negatif.
“Anak-anak belajar bagaimana menenangkan diri mereka sendiri dengan menenangkan boneka mereka,” jelas Dr. White.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020