Balita Suka Mengusap Wajah? Ini Tips Menghadapinya
·waktu baca 2 menit

Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan oleh anak balita adalah mengusap-usap wajahnya. Tak hanya itu, terkadang si kecil juga suka mengorek hidung, menggosok mata, dan menyentuh bibirnya. Kebiasaan tersebut umumnya tidak mengkhawatirkan, Moms. Meski begitu, tangan anak yang menyentuh berbagai benda bisa saja terpapar kuman atau virus, sehingga si kecil berisiko terpapar penyakit.
“Salah satu cara untuk menghindari kuman adalah dengan mencegah tangannya masuk ke mulut, mata, atau hidung. Sibukkan tangan anak-anak agar mereka tidak tergoda untuk menyentuh wajah mereka,” jelas Jennifer Shu, MD., seorang dokter anak dari Children’s Medical Group di Atlanta sebagaimana dikutip dari Parents.
Nah Moms, berikut beberapa cara menghentikan kebiasaan anak balita yang suka mengusap-usap wajah.
Cara Menghentikan Kebiasaan Mengusap Wajah pada Balita
1. Ajari Anak Menggunakan Tisu
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), orang dewasa menyentuh wajah 23 kali dalam satu jam. Seorang anak yang belum memiliki kontrol diri sepenuhnya bisa jadi menyentuh wajah lebih sering dari orang dewasa. Anda dapat mengajari anak untuk menggunakan tisu jika ingin mengusap wajahnya.
Selain itu, penting bagi Anda untuk mengajari anak cuci dan membersihkan tangan dengan benar. “Sering cuci atau bersihkan tangan, jadi jika mereka menyentuh wajah mereka, setidaknya tangan mereka bersih,” kata dr. Shu.
2. Beri Sesuatu untuk Menyibukkan Tangan Anak
Kebiasaan mengusap wajah bisa juga disebabkan karena balita merasa bosan, sehingga ia mencari kegiatan dengan mengusap-usap wajahnya. Untuk itu, Anda bisa memberikan sesuatu agar tangan anak tetap sibuk, seperti mainan, playdough, buku, dan lain sebagainya.
3. Jauhkan Rambut dari Wajahnya
Rambut atau poni yang terlalu panjang bisa membuat balita merasa risi. Untuk anak perempuan, Anda dapat memakaikan jepitan rambut atau mengikat rambutnya ke belakang agar poninya tidak mengganggu wajah. Sedangan untuk anak laki-laki, Anda mungkin dapat memotong atau merapikan rambutnya agar tidak terlalu panjang.
4. Hindari Orang Sakit
Ada beberapa penyakit yang dapat menyebar melalui sentuhan, terutama di tengah wabah COVID-19 dan penyakit menular lainnya. Tanpa disadari, tangan anak yang suka menyentuh berbagai benda bisa menjadi perantara dari kuman dan virus penyakit. Oleh karena itu, jauhkan anak dari orang sakit dan ajari ia menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan penyakit.
