Kumparan Logo

Bayi Sakit Perut, Kapan Perlu ke Dokter?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi sakit perut. Foto: Littlekidmoment/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi sakit perut. Foto: Littlekidmoment/Shutterstock

Sistem pencernaan yang belum matang membuat bayi rentan mengalami sakit perut. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, termasuk kolik, alergi, makan berlebihan atau kelaparan, hingga sembelit dan infeksi.

Bayi yang mengalami sakit perut mungkin sulit dikenali orang tua karena mereka belum bisa berbicara dan menyampaikan perasaannya. Oleh sebab itu, orang tua perlu mengetahui tanda-tanda bila si kecil sakit perut agar bisa segera melakukan penanganan.

Dokter Spesialis Anak dan Neonatologis, dr. Anuradha Bansal, MD, menjelaskan di laman Mom Junction, bayi yang sakit perut mengalami beberapa gejala seperti, perubahan pola makan, menggosokkan tangan dan kaki ke perut disertai rewel dan ekspresi kesakitan.

Meski umum terjadi, sakit perut pada bayi perlu mendapat perhatian khusus. Sebab, bisa saja sakit perut merupakan tanda bahwa si kecil mengalami masalah kesehatan yang lebih parah. Lantas, kapan perlu membawanya ke dokter?

Kapan Perlu Bawa Bayi ke Dokter saat Menunjukkan Tanda Sakit Perut?

Ilustrasi pup atau tinja bayi. Foto: Shutterstock

Tinja bayi berdarah

Moms, sebaiknya segera bawa si kecil ke dokter bila Anda menemukan tinjanya berdarah yang disertai gejala muntah. Hal ini menunjukkan kondisi bayi sudah parah dan memerlukan perawatan medis.

Diare dan demam tinggi

Infeksi pada sistem pencernaan seperti gastroenteritis dapat menyebabkan sakit perut yang parah hingga diare. Jika infeksi sudah akut, bayi mungkin mengalami demam tinggi dan stres, sehingga perlu mendapatkan perhatian medis segera.

Masalah makan dan tidur

Rasa tidak nyaman pada perut yang parah sering kali mengganggu rutinitas makan dan tidur bayi. Si kecill mungkin akan lebih rewel sehingga tidak bisa istirahat dengan baik dan tidak nafsu makan yang mengkhawatirkan. Menemui dokter menjadi keputusan yang tepat agar si kecil bisa kembali nyaman pada tubuhnya, Moms.

kumparan post embed

Perut bengkak

Mengutip BabyCenter, perut bengkak merupakan indikator retensi atau kelebihan cairan karena infeksi, cedera, atau masalah medis lainnya. Ini adalah kondisi mengkhawatirkan yang memerlukan pemeriksaan medis segera.

Denyut nadi melemah

Bayi tampak meringis kesakitan disertai denyut nadi yang melemah merupakan gejala dehidrasi akut saat diare. Segeralah bawa si kecil ke dokter bila Anda mendapati gejala tersebut pada bayi.