Mom
·
26 Agustus 2020 9:26

Benarkah Bau Cat Tembok Bisa Sebabkan Ibu Hamil Keguguran?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Benarkah Bau Cat Tembok Bisa Sebabkan Ibu Hamil Keguguran? (136593)
Bau Cat Tembok Bisa Sebabkan Ibu Hamil Keguguran Foto: Shutterstock
Demi kesehatan janin di dalam kandungan maupun dirinya sendiri, ibu hamil memang perlu selalu berhati-hati. Ada berbagai hal yang mungkin sebelumnya biasa dihadapi, kini jadi bisa mendatangkan bahaya.
ADVERTISEMENT
Salah satunya yang mungkin kerap kita dengar adalah soal cat tembok yang berbahaya bagi ibu hamil. Ya Moms, banyak orang percaya kalau bau cat tembok bisa sebabkan ibu hamil alami keguguran!
Benarkah hal ini? Jawabannya, ya dan tidak. Yuk, baca terus untuk memahaminya.

Bahan Kimia Cat yang Berbahaya bagi Ibu Hamil

Benarkah Bau Cat Tembok Bisa Sebabkan Ibu Hamil Keguguran? (136594)
ilustrasi ibu Hamil Mengecat Tembok Foto: Shutter Stock
Anjuran agar ibu hamil menghindari cat tembok umumnya muncul dari kekhawatiran akan kandungan bahan kimia dari cat yang akan mengeluarkan aroma khas setelah dipoleskan pada dinding.
Bahan kimia itu berbahan dasar solven, dan bila dihirup banyak-banyak dapat meningkatkan risiko janin mengalami gangguan pada sistem saraf dan ginjalnya, bayi lahir dengan kelainan, hingga risiko keguguran.
Selain solven, cat (tidak hanya terbatas pada cat tembok) juga mengandung VOCs (volatile organic compounds). Zat inilah yang menyebabkan cat dapat menguap di dalam udara. Dampak langsung yang dapat ibu hamil rasakan akibat zat ini yakni bisa mengalami pusing, mual, iritasi pada mata, dan gangguan pernapasan.
ADVERTISEMENT
Namun mengutip laman American Pregnancy Association (APA) menuturkan, belum ada studi yang memastikan lebih jauh mengenai risiko bahaya sebab pengukuran bahaya tergantung pada bahan kimia dan pelarut yang terdapat dalam cat, serta jumlah maupun lama paparannya.

Cat yang Aman untuk Ibu Hamil

Benarkah Bau Cat Tembok Bisa Sebabkan Ibu Hamil Keguguran? (136595)
Jenis cat tembok yang Aman untuk Ibu Hamil Foto: Shutter Stock
Terkait bahan kimia di dalam cat, menurut Food and Drug Administration, AS, selama tidak mengandung timbal maka cat tidak berbahaya bagi ibu hamil.
Hal ini juga disinggung oleh APA dalam laman reseminya. APA memaparkan, cat yang aman bagi ibu hamil tersebut berjenis cat minyak, dan enamel.
Cat jenis lateks juga relatif aman, selama cat lateks tersebut tidak mengandung etilena glikol ethers dan biocides.
ADVERTISEMENT
Bingung memastikan apakah cat yang hendak Anda gunakan mengandung bahan berbahaya atau tidak? Lebih baik, sekaligus hindari saja, Moms. Mintalah orang lain untuk melakukan pekerjaan mengecat untuk Anda dan hindari berada di sekitarnya.

Tips Bila Ibu Hamil Tetap Ingin Mengecat

Benarkah Bau Cat Tembok Bisa Sebabkan Ibu Hamil Keguguran? (136596)
Tips bila ibu hamil tetap ingin mengecat Foto: Shutterstock
Bila betul-betul harus melakukan sendiri pekerjaan mengecat tembok, ada beberapa tips yang dapat dicoba oleh ibu hamil:
  1. Pakai pakaian yang dapat melindungi kulit secara menyeluruh. Misalnya celana panjang, baju lengan lengan panjang plus sarung tangan.
  2. Pastikan ruangan yang ingin dicat memiliki ventilasi baik. Anda bisa membuka jendela lebar-lebar atau menyalakan kipas.
  1. Usahakan untuk istrirahat sesering mungkin dan pindahlah ke ruangan terbuka lainnya.
  2. Jauhkan makanan dan minuman ibu hamil dari area yang sedang dicat untuk menghindari tumpahan atau cipratan cat.
  3. Jangan tidur di kamar yang baru dicat hingga bau cat benar-benar hilang atau setidaknya 2 x 24 jam.
ADVERTISEMENT