Benarkah Diet Karnivora Bisa Tingkatkan Kesuburan? Ini Kata Ahli
·waktu baca 3 menit

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan oleh pasangan suami istri untuk meningkatkan kesuburan. Salah satu yang dianjurkan adalah makan makanan sehat dan bergizi seimbang.
Tren diet karnivora kini diklaim bisa meningkatkan kesuburan hingga meningkatkan peluang kehamilan. Selain untuk meningkatkan kesuburan, diet karnivora dilakukan agar wanita tidak mengonsumsi karbohidrat berlebih.
Jenna Turocy, MD, seorang spesialis kesuburan di Columbia mengatakan, diet karbohidrat sering disalahkan sebagai penyebab beberapa penyakit kronis, termasuk masalah kesuburan.
“Diet karnivora berasal dari keyakinan kontroversial bahwa populasi nenek moyang manusia kebanyakan makan daging dan ikan, dan diet tinggi karbohidrat harus disalahkan atas tingginya jumlah penyakit kronis saat ini, termasuk infertilitas,” kata Dr. Turocy, seperti dikutip dari Parents.
Sesuai dengan namanya, diet karnivora merupakan langkah untuk melakukan pola hidup sehat–termasuk meningkatkan kesuburan–di mana orang tersebut hanya makan daging dan produk hewani. Makanan nabati pun tidak diperbolehkan, termasuk buah - buahan, sayuran, biji - bijian, dan kacang - kacangan.
Salah satu pegiat diet karnivora adalah Shawn Baker, yang sebelumnya adalah seorang dokter ortopedi di AS. Ia mengatakan, orang-orang yang melakukan diet karnivora mengalami penurunan berat badan. Diet karnivora juga diklaim dapat menyembuhkan berbagai penyakit tanpa mengonsumsi obat-obatan.
Lalu, benarkah diet karnivora bisa meningkatkan kesuburan?
Fakta soal Diet Karnivora yang Diklaim Bisa Tingkatkan Kesuburan
Dr. Turocy mengatakan, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang membuktikan diet karnivora dapat meningkatkan kesuburan.
“Saat ini, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa diet karnivora dapat meningkatkan kesuburan. Kemungkinan gagasan ini telah diabaikan oleh fakta bahwa beberapa (orang) dengan disfungsi ovulasi seperti PCOS dapat memeroleh manfaat dengan menurunkan asupan karbohidrat,” tutur Dr. Turocy.
Namun, menurut Paul Saladino, MD, seorang dokter dan penulis di website The Carnivore Code, salah satu cara meningkatkan kesuburan dan mengobati PCOS adalah dengan meningkatkan kesehatan metabolisme, Moms. Bagaimana caranya? Salah satunya dengan diet karnivora.
“Diet hewani dapat menghilangkan asam lemak tak jenuh ganda inflamasi yang saya yakini sebagai pendorong utama resistensi insulin. Beberapa bulan diet rendah karbohidrat berbasis hewani (diet karnivora) adalah salah satu intervensi terbaik untuk disfungsi metabolisme,” ucapnya, seperti dikutip dari Parents.
Kendati demikian, Anda disarankan untuk tidak diet karnivora menggunakan daging mentah. Meski daging mentah memiliki sejumlah manfaat seperti bisa membantu menjaga nutris lebih baik dan membuat daging lebih bergizi, namun daging mentah bukanlah pilihan yang aman untuk dikonsumsi secara teratur.
Ya Moms, daging mentah berpotensi mengandung bakteri escherichia coli, salmonella, dan infeksi bakteri lainnya. Alih-alih meningkatkan metabolisme tubuh, daging mentah malah menyebabkan gangguan kesehatan.
Karena belum ada penelitian yang dapat membuktikan hal ini, Anda disarankan untuk makan makanan bergizi seimbang seperti protein, karbohidrat, buah, sayur, dan menghindari makanan olahan.
“Saya merekomendasikan untuk menghindari hal ekstrem dalam mengikuti diet tertentu. Cara terbaik untuk mendapatkannya (kesuburan) dan tetap hamil adalah makan dengan baik, yang mencakup lebih sedikit makanan olahan dan lebih banyak makanan kaya nutrisi seperti buah - buahan, sayuran, protein, dan nikmati camilan favorit Anda sesekali,” tutup Dr. Turocy.
