Kumparan Logo

Benarkah Proses Melahirkan Bayi Kedua Lebih Cepat dibanding yang Pertama?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
 Ilustrasi ibu melahirkan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu melahirkan. Foto: Shutterstock

Saat ingin menambah momongan, ibu yang sudah pernah hamil dan melahirkan sebelumnya mungkin tidak terlalu khawatir dengan kondisi fisiknya. Sebab ibu sudah pernah mengalami kehamilan dan persalinan. Mereka mungkin juga sudah memahami 'sinyal-sinyal' dari tubuhnya saat hamil dan melahirkan lagi karena sudah banyak mempelajari hal itu.

Dengan pengalaman sebelumnya, benarkah proses melahirkan bayi kedua cenderung lebih cepat dibanding bayi pertama? Simak penjelasan berikut ini sebagaimana dikutip dari What to Expect.

Proses Melahirkan Anak Kedua Cenderung Lebih Cepat, Benarkah?

Ilustrasi ibu melahirkan. Foto: Shutterstock

Rata-rata bayi kedua dilahirkan lebih cepat dibanding bayi pertama. Pasalnya, tubuh ibu sudah lebih berpengalaman dalam hal melahirkan. Otot perut dan rahimnya pun cenderung lebih longgar dibanding sebelumnya. Hal itulah yang menyebabkan baby bump ibu terlihat lebih awal saat hamil anak kedua. Kondisi itu juga mempengaruhi jalur lahir yang membuat proses melahirkan lebih cepat.

Perbedaan waktu dan durasi tersebut dapat dilihat dari tahapan melahirkan bayi kedua. Seperti apa itu?

Tahapan Melahirkan Anak Kedua

Ilustrasi ibu melahirkan. Foto: Shutterstock

1. Tahap Pertama

Pada tahapan pertama, yaitu sebelum melahirkan anak kedua, ibu mungkin akan lebih sering merasakan kontraksi palsu. Kondisi ini mungkin akan muncul lebih awal sebelum akhirnya ibu mengalami kontraksi asli.

Adapun kontraksi asli pada ibu yang akan melahirkan bayi kedua umumnya muncul 10 – 12 jam sebelum melahirkan, berbeda seperti saat ibu melahirkan bayi pertama yang muncul sekitar 20 jam sebelum melahirkan. Pada kondisi ini, serviks akan terbuka selebar 3 – 4 cm saat Anda mulai mengalami kontraksi ringan.

Pada fase berikutnya ketika kontraksi makin intens, serviks akan terbuka 8 – 9 cm. Kondisi ini terjadi selama kurang lebih dua jam, berbeda seperti saat melahirkan bayi pertama yang terjadi sekitar lima jam.

Proses tersebut cenderung lebih cepat karena serviks sudah tidak kaku setelah melahirkan bayi pertama. Selain itu, hal itu jga memudahkan bayi untuk keluar saat dilahirkan.

2. Tahap Kedua

Ilustrasi melahirkan. Foto: Shutterstock

Pada tahap kedua, yaitu saat melahirkan, proses mendorong dan mengeluarkan bayi mungkin hanya memakan waktu sekitar satu jam. Lain halnya dengan melahirkan pertama kali yang bisa memakan waktu hingga tiga jam. Itulah sebabnya proses melahirkan bayi kedua dianggap lebih cepat dibanding bayi pertama.

Meski begitu, kondisi tersebut tidak bisa digeneralisasi pada semua ibu. Ya Moms, setiap ibu tentu memiliki kondisi fisik yang berbeda. Ada ibu yang bisa melahirkan anak kedua lebih cepat, tapi tak sedikit juga yang tidak merasakan perubahan apa pun seperti saat melahirkan anak pertama. Bahkan beberapa ibu justru merasa proses melahirkan anak kedua lebih melelahkan dan terasa lebih sakit.

kumparan post embed