Berapa Banyak Balita Boleh Makan Yoghurt seperti Anak Syahnaz Sadiqah?
·waktu baca 2 menit

Yoghurt merupakan makanan produk fermentasi yang bernutrisi tinggi, sehingga baik dikonsumsi anak bahkan sejak usia 6 bulan. Yoghurt mengandung vitamin A, B, C, D, E, kalsium, riboflavin, folat, dan niasin.
Ya Moms, semua nutrisi tersebut baik untuk mendukung tumbuh kembang dan kesehatan anak. Oleh sebab itu, beberapa orang tua pun tidak ragu untuk memberikan yoghurt pada anaknya, termasuk Syahnaz Sadiqah.
Lewat salah satu unggahan di laman Instagram pribadinya, Syahnaz sempat membagikan momen saat putrinya yang berusia balita, Zunaira sedang mengonsumsi yoghurt.
Dalam video tersebut, terlihat Uney –sapaan akrabnya sangat antusias ketika melihat secangkir yoghurt di depannya. Tanpa berpikir panjang, Uney pun langsung menyendok yoghurt tersebut dan memasukkan ke dalam mulutnya.
Mengingat usia Uney yang masih balita, kira-kira berapa banyak yoghurt yang boleh dikonsumsinya?
Berapa Banyak Balita Boleh Makan Yogurt?
Yoghurt adalah makanan yang boleh diberikan setiap hari pada anak. Namun, porsi tepat pemberian yogurt pada anak-anak tergantung pada usianya. Ahli gizi di The Steven and Alexandra Cohen Children's Medical Center, Barbie Cervoni, MS, RD, CDCES, CDN menjelaskan di laman Very Well Family bahwa anak balita usia 12 bulan sebaiknya diberikan ¼ hingga ½ cangkir yoghurt per harinya.
Sementara itu, balita usia 12-24 bulan membutuhkan dua atau tiga porsi asupan susu setiap harinya. Porsi ini setara dengan 1/2 cangkir susu, 1/2 ons keju dan 1/3 cangkir yoghurt.
Sebab, balita membutuhkan 700 miligram kalsium per harinya. Susu memiliki sekitar 300 miligram kalsium per cangkir, sedangkan yoghurt memiliki 300-450 miligram per cangkir, tergantung pada jenis dan merek yoghurtnya. Oleh karena itu, yoghurt sangat baik untuk mendukung kebutuhan nutrisi terutama kalsium pada balita.
Meski begitu, perlu diingat bahwa konsumsi yoghurt dapat menimbulkan reaksi alergi pada anak yang punya intoleransi laktosa. Jadi, penting untuk memberikan yoghurt dalam porsi kecil saat pertama kali anak mengonsumsinya. Kemudian, perhatikan kemungkinan tanda-tanda alergi seperti, gatal-gatal, pembengkakan mulut dan tenggorokan, mual, hingga diare.
Sebaiknya, pilih juga yoghurt dengan rasa plain, agar si kecil tidak mengonsumsi gula terlalu banyak, Moms.
