Kumparan Logo

Berat Badan Anak Tak Naik Banyak Setiap Bulan, Haruskah Khawatir?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi menimbang berat badan anak. Foto: aslysun/Shuttterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menimbang berat badan anak. Foto: aslysun/Shuttterstock

Orang tua mungkin pernah merasa khawatir ketika berat badan anak tidak bertambah sebanyak saat masih bayi. Padahal, setelah memasuki usia 1 tahun, pertumbuhan berat badan anak memang tidak lagi secepat ketika berusia di bawah 1 tahun.

Menurut Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang, dr Marlisye Marpaung, M.Ked, Sp.A(K), bahwa setelah usia 1 tahun, berat badan anak umumnya bertambah sekitar 150–200 gram per bulan.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang, dr. Marlisye Marpaung, M.Ked, Sp.A(K), dalam talkshow Understanding Your Child's Growth: Milestone, Nutrition & Healthy Development bersama Mirugo di Jakarta Pusat, Jumat (2/10/2026). Foto: Eka Nurjanah/kumparan

Namun, menurut dr. Lisye, orang tua sebaiknya tidak terlalu berpatokan pada angka tersebut. Hal yang lebih penting adalah melihat pola pertumbuhan anak secara keseluruhan dan memantaunya melalui kurva pertumbuhan.

Tak Harus Naik dengan Angka yang Sama Setiap Bulan

Berat badan anak tidak selalu bertambah dengan jumlah yang sama setiap bulannya. Misalnya, bulan ini naik 100 gram, bulan berikutnya 150 gram, lalu 125 gram.

Selama pertumbuhan anak masih mengikuti pola pada kurvanya, kondisi tersebut tidak selalu perlu dikhawatirkan.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang, dr. Marlisye Marpaung, M.Ked, Sp.A(K), dalam talkshow Understanding Your Child's Growth: Milestone, Nutrition & Healthy Development bersama Mirugo di Jakarta Pusat, Jumat (2/10/2026). Foto: Eka Nurjanah/kumparan

“Yang paling penting lagi kita melihat anak itu secara utuh. Kita melihat juga lagi bagaimana pola pertumbuhannya, pola peningkatan berat badannya masukkan ke dalam kurvanya,” kata dr. Lisye dalam talkshow Understanding Your Child's Growth: Milestone, Nutrition & Healthy Development bersama Mirugo di Jakarta Pusat, Jumat (2/10).

Sehingga, pemantauan tetap penting dilakukan secara rutin. Dengan memantau pertumbuhan, orang tua dapat mengetahui lebih awal jika terjadi perubahan pola yang perlu diperhatikan.

Ilustrasi berat badan anak. Foto: Shutter Stock

Jangan Hanya Melihat Angka di Timbangan

Selain berat badan, perkembangan anak juga perlu menjadi perhatian. Orang tua dapat melihat apakah anak tetap aktif, ceria, memiliki rasa ingin tahu, serta menunjukkan perkembangan kemampuan sesuai usianya.

Misalnya, pada usia 1–3 tahun, kemampuan bicara anak dapat berkembang pesat. Anak mungkin tiba-tiba bisa mengucapkan kata-kata baru yang sebelumnya belum pernah didengar atau diajarkan secara langsung oleh orang tua.

Perubahan-perubahan tersebut juga menjadi bagian penting dalam melihat tumbuh kembang anak.

Ilustrasi anak ditimbang berat badannya setiap kali ke dokter. Foto: Shutterstock

“Jadi tidak hanya berpatokan kepada berat badan, tapi melihat anak itu secara keseluruhan,” tegasnya.

Dengan begitu, orang tua tidak perlu langsung panik ketika angka di timbangan tidak bertambah banyak. Yang penting, pertumbuhan anak tetap dipantau melalui kurva dan perkembangan anak diperhatikan secara menyeluruh.

kumparan post embed