Kumparan Logo

Bolehkah Bayi Makan Alpukat Setiap Hari?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Alpukat Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Alpukat Foto: Shutterstock

Alpukat jadi salah satu menu MPASI yang lazim diberikan ibu untuk bayi. Bahkan selebriti tanah air, Mona Ratuliu, belum lama ini juga mengunggah video saat bayinya menikmati alpukat. Wajar saja Moms, selain harganya yang terjangkau buah berwarna hijau ini juga kaya akan lemak baik dan vitamin seperti vitamin C, E, K, dan B-6.

Dilansir FirstCry Parenting, kandungan-kandungan ini membuat alpukat bermanfaat bagi kesehatan si kecil. Di antaranya dapat mendukung pertumbuhan juga perkembangan otak bayi Buah ini juga bebas dari natrium dan kolesterol. Sehingga saat si kecil dewasa, dia mungkin bisa terhindar dari tekanan darah tinggi atau penyakit jantung. Selain itu, konsumsi alpukat membantu memelihara pencernaan si kecil.

Namun meski kaya gizi dan sarat manfaat, apakah boleh kalau bayi diberi makan alpukat setiap hari?

kumparan post embed
MPASI Alpukat Foto: Shutterstock

Apakah Bayi Boleh Makan Alpukat Setiap Hari?

Sebenarnya, tidak ada alasan kenapa bayi tidak bisa makan alpukat setiap hari, Moms. Tetapi, perlu diingat oleh ibu, bayi masih harus makan makanan yang bervariasi dengan beragam makanan yang berbeda. Mengutip Mom Informed, hal ini penting agar bayi bisa mengenal rasa dan tekstur yang berbeda pada makanan. Selain itu, bayi juga perlu mendapatkan semua kebutuhan nutrisi lain yang tidak ada dalam buah alpukat.

Tetapi, jika bayi ibu sangat menyukai alpukat, tidak ada alasan tidak memberikannya ya. Ibu bisa memberikannya sedikit saja dan pastikan makanan lainnya bervariasi.

Ilustrasi bayi makan alpukat. Foto: Getyy Images

Efek Samping Makan Alpukat Pada Bayi

Hal lain yang perlu jadi perhatian, alpukat memiliki kandungan lemak yang tinggi. Sehingga, jika bayi mengkonsumsinya terlalu banyak bisa saja bayi mengalami penambahan berat badan yang berlebihan.

Jadi berilah bayi alpukat sesekali saja ya, Moms. Si kecil juga perlu mengenal makanan lain agar makanannya semakin kaya rasa.

kumparan post embed