Mom
·
3 Desember 2020 9:00

Bolehkah Bayi Makan Kismis?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Bolehkah Bayi Makan Kismis? (38874)
searchPerbesar
Ilustrasi bayi makan kismis. Foto: Getty Images
Ada banyak jenis makanan yang bisa jadi camilan sehat untuk bayi. Salah satunya, buah-buahan. Tapi bagaimana dengan buah-buahan kering seperti kismis?
ADVERTISEMENT
Sebelum membahas tentang hal ini, kita perlu tahu, kismis merupakan salah satu buah kering yang sangat populer di Indonesia dan juga mudah ditemukan di swalayan. Kismis biasanya jadi pelengkap yoghurt, dan bisa juga dijadikan camilan.
Dalam buah kismis, terdapat beragam kandungan seperti gula, fosfor, vitamin c, serat, besi, kalsium, kalium, antioksidan, boron, hingga senyawa antimikroba. Dilansir Heathline, menurut Kementerian Pertanian Amerika Serikat, kismis memiliki kandungan gula dan kalori yang cukup tinggi sekitar 217 kalori dan 47 gram gula. Meski demikian, kismis bermanfaat bagi kesehatan jika dimakan dalam jumlah yang tidak berlebihan.
Lantas, apakah boleh kismis dijadikan makanan bayi?
Bolehkah Bayi Makan Kismis? (38875)
searchPerbesar
Kismis Foto: Pixabay

Kata Ahli Tentang Kismis untuk Bayi

Menurut Ahli Gizi dan Pendidik Diabetes dari India, Megha Gupta, lewat tulisannya di FirstCry Parenting, buah-buahan kering seperti kismis adalah salah satu cara yang baik untuk memberikan nutrisi penting yang tidak bayi dapatkan dari makanan lain. Jadi konsumsi kismis bagi bayi menurut Megha Gupta, boleh-boleh saja selama bayi sudah berusia 6 bulan ke atas.
ADVERTISEMENT
Bahkan kismis diketahui dapat memberi bayi energi serta baik untuk perkembangan bayi karena mengandung mineral seperti fosfor, kalsium, dan kalium. Selain itu, karena kismis memiliki serat yang tinggi sehingga bisa melancarkan pencernaan bayi lho, Moms.
Bolehkah Bayi Makan Kismis? (38876)
searchPerbesar
Bayi makan Foto: Shutterstock

Yang Perlu Diperhatikan saat Memberi Bayi Kismis

Meski bermanfaat, karena ukurannya yang kecil kismis bisa meningkatkan risiko bayi tersedak. Beberapa produk kismis juga diberi banyak tambahan gula yang kurang baik untuk bayi. Itulah kenapa orang tua perlu cermat dan berhati-hati dalam mengenalkan makanan ini pada bayi.
Cincanglah kismis agar lebih mudah ditelan oleh si kecil dan pilih kismis yang tidak diberi banyak tambahan gula. Bila tidak yakin, temuilah dokter atau ahli gizi untuk mendiskusikan hal ini sebelum mengolah atau memasukkannya dalam makanan bayi.
ADVERTISEMENT