Bolehkah Bayi Minum ASI yang Dingin?
ยทwaktu baca 2 menit

Umumnya ibu memberikan ASI perah atau susu dengan kondisi hangat untuk bayi. Tapi, bila diberikan dalam kondisi dingin, aman enggak sih?
Nah ternyata, Anda bisa lho memberikan bayi ASI maupun susu dingin! Beda dengan ASI yang langsung diperah dari payudara dengan suhu hangat, tak jarang juga bayi lebih menyukai ASI di botol yang agak dingin. Kenapa kok bisa, ya?
Penjelasan ASI Boleh Diminum Dingin
Bila bayi Anda sedang mengalami fase tumbuh gigi, ASI dingin bisa diberikan sebagai pereda nyeri lho, Moms. Bahkan, dikutip dari Healthline, Anda bisa juga memberikan ASI beku dalam bentuk es batu berukuran lebih kecil.
Atau tidak harus dingin seperti suhu es, bayi juga dapat meminum ASI yang sesuai dengan suhu ruangan, atau bahkan sedikit lebih dingin.
Berikut beberapa kelebihan memberikan ASI atau susu formula yang dingin, dilansir Mom Junction:
Pada beberapa bayi, proses pemberian ASI jadi lebih mudah dan cepat
Menghilangkan risiko susu terlalu panas yang kurang baik bagi bayi, karena bisa menyebabkan mulut lecet atau melepuh
Akan lebih memudahkan saat bepergian karena tidak perlu membawa penghangat susu ke mana-mana.
Ada juga pandangan kontra tentang pemberian ASI atau susu yang dingin, yaitu:
Cenderung sulit untuk minum susu yang agak dingin, karena sudah bergantung pada ASI hangat
Bukan pilihan baik untuk bayi lahir prematur, jadi sebaiknya tetap berikan susu hangat
Terkadang sulit untuk mengocok rata botol berisikan ASI dingin, karena hindmilk dan foremilknya terpisah
Sejauh ini belum ada penelitian lebih lanjut berbasis bukti tentang konsumsi ASI dingin pada bayi. Selain itu, meskipun tidak ada bukti efek samping dari pemberian ASI dingin, sebaiknya jangan diberikan saat si kecil pilek atau demam. Jadi, jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter anak terkait pemberian ASI dingin atau hangat.
Meski begitu, Anda juga perlu memahami bahwa tidak semua bayi menyukai susu dingin. Bila si kecil menunjukkan tanda-tanda tidak mau menyusu dengan baik, maka sebaiknya tetap hangatkan ASI atau susunya ya, Moms!
