Bolehkah Berhubungan Seks Saat Hamil Muda? Ini Penjelasannya
ยทwaktu baca 3 menit

Saat tengah hamil muda, aktivitas berat harus dibatasi demi menjaga kandungan tetap sehat. Hal ini pun turut menimbulkan pertanyaan dari suami maupun istri, bolehkah berhubungan seks saat hamil muda?
Pada dasarnya, hubungan intim di tengah kehamilan itu aman-aman saja, Moms. Namun, perlu dipahami bahwa kondisi tubuh setiap ibu hamil bisa berbeda-beda. Jadi, tentunya ada pengecualian untuk beberapa kasus khusus.
Selain itu, walaupun berhubungan seks terbilang aman, bukan berarti Anda bisa melakukannya seluwes sebelum hamil. Tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan demi keselamatan ibu dan janin. Simak panduan selengkapnya tentang berhubungan saat hamil muda dalam uraian berikut.
Bolehkah Berhubungan saat Hamil Muda?
Berhubungan seks di sepanjang masa kehamilan itu boleh-boleh saja, Moms, termasuk di trimester pertama yang dianggap rawan keguguran. Dikutip dari Healthline, mayoritas keguguran memang terjadi di 13 minggu pertama kehamilan, tapi alasannya bukan karena hubungan intim.
Janin berada di dalam cairan ketuban yang kokoh, kemudian dikelilingi oleh otot-otot rahim yang tak kalah kuat. Tidak hanya itu, di bagian leher rahim juga terdapat lendir yang akan mencegah masuknya kuman.
Dengan perlindungan yang berlapis, Anda tak perlu khawatir untuk berhubungan intim di tengah kehamilan. Janin akan tetap aman di dalam kandungan.
Lantas, apa yang menyebabkan keguguran di trimester awal kehamilan jika bukan karena berhubungan seks?
Menurut Cleveland Clinic, ada banyak faktor yang menyebabkan ibu terpaksa kehilangan janin, di antaranya adalah:
Infeksi dan penyakit pada ibu
Masalah hormon
Kelainan rahim
Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti Accutane
Gaya hidup tidak sehat seperti merokok dan penggunaan narkoba
Gangguan reproduksi yang mengganggu kesuburan, seperti endometriosis dan polycystic ovarian syndrome (PCOS).
Perlu diingat bahwa meskipun tergolong aman, sebaiknya pilih posisi yang nyaman untuk ibu saat berhubungan seks. Usahakan tidak memberikan beban yang berlebihan di perut ibu.
Selain itu, konsultasikan kondisi ibu dengan dokter kandungan terlebih dahulu demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab, tiap ibu hamil memiliki kondisi yang berbeda-beda, sehingga perawatannya pun mungkin berbeda.
Manfaat Berhubungan Seks saat Hamil
Meskipun jarang dibahas, tapi ada lho, manfaat berhubungan intim saat hamil. Berikut beberapa di antaranya, dikutip dari Medical News Today:
Orgasme yang lebih baik. Ini karena terjadi peningkatan aliran darah ke alat kelamin saat hamil, sehingga perempuan bisa mengalami orgasme yang lebih baik.
Lebih bahagia. Orgasme melepaskan hormon endorfin yang dapat membuat ibu serta bayi merasa bahagia dan rileks.
Tubuh tetap bugar. Berhubungan seks dapat membakar kalori sehingga tubuh jadi tetap terjaga kebugarannya.
Menguatkan bonding dengan pasangan. Biasanya pasangan suami istri akan merasa semakin dekat setelah melakukan aktivitas seksual selama kehamilan.
Peningkatan sistem kekebalan tubuh. Sebuah studi yang berjudul Sexual Frequency and Salivary Immunoglobulin A (IgA) susunan Carl J. Charnetski dkk menemukan bahwa berhubungan seks meningkatkan IgA, antibodi yang membantu mencegah pilek dan infeksi lainnya.
Baca Juga: Adakah Efek Makan Pedas saat Hamil Muda?
