Bolehkah Ibu Hamil Membungkuk?
·waktu baca 2 menit

Ada berbagai perubahan yang bisa terjadi pada ibu hamil. Mulai dari pembengkakan kaki, nyeri di beberapa bagian tubuh, sampai perut yang kian membuncit dari hari ke hari. Tak jarang berbagai perubahan ini membuat ibu hamil merasa tak nyaman dan sulit beraktivitas.
Di samping itu, ibu hamil juga perlu bijak dan berhati-hati bergerak. Sebab, gerakan yang bisa memicu tekanan pada perut bisa berbahaya untuk kesehatan ibu dan janin di dalam kandungan. Lantas, bagaimana dengan membungkuk? Apakah aman jika dilakukan ibu hamil?
Seberapa Aman Membungkuk Selama Kehamilan?
Bagi ibu hamil yang tidak mengalami komplikasi, posisi membungkuk jarang berbahaya untuk kesehatan ibu dan janin di dalam kandungan. Sebab, terdapat cairan ketuban yang mengelilingi janin dan berfungsi sebagai pelindung. Namun seiring bertambahnya usia kehamilan, perut ibu akan semakin membuncit dan menyebabkan kesulitan untuk membungkuk.
“Saat hamil, membungkuk itu aman, karena bayi terlindung dengan baik oleh otot perut, dinding rahim, dan cairan ketuban yang memungkinkan mereka untuk bergerak bebas,” kata Parmeet Kaur, Spesialis Dasar Panggul dari Calgary, Alberta, seperti mengutip Mom Junction.
Senada dengan itu, para ahli juga mengatakan ibu hamil tidak masalah jika membungkuk asalkan dilakukan dengan cara yang benar, yakni bertumpu pada sendi pinggul bukan di tulang belakang.
Meski begitu, Kaur menambahkan, ibu hamil rentan kehilangan keseimbangan, tersandung, sampai terjatuh. Oleh karena itu, sebaiknya hindari membungkuk selama kehamilan, terutama jika sudah memasuki trimester ketiga.
Apabila perut Anda terasa nyeri saat membungkuk, segera hubungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Rasa nyeri tersebut mungkin akibat dari ketegangan otot atau cedera otot ringan. Hal ini umumnya disebabkan karena hormon kehamilan dapat melonggarkan persendian dan mengendurkan otot.
Anda juga disarankan untuk menghindari mengangkat dan memegang benda berat di bawah tulang kering, atau menahannya sambil membungkuk. Sebab, hal ini bisa menyebabkan ketegangan berkepanjangan pada otot punggung dan menggeser pusat gravitasi. Akibatnya, akan terjadi peningkatan risiko terjatuh.
