Bolehkah Pasang Kawat Gigi saat Hamil?
·waktu baca 2 menit

Ada berbagai masalah gigi yang memerlukan perawatan khusus. Misalnya saja memiliki struktur gigi yang tidak rapi atau terdapat celah di antara tiap gigi. Salah satu cara efektif untuk mengatasi masalah tersebut adalah menggunakan kawat gigi atau behel.
Ya Moms, kawat gigi bisa digunakan sejak anak-anak, namun ada juga yang baru menggunakannya saat dewasa. Penggunaan behel sendiri memang terbilang cukup memakan waktu, tapi hasilnya memang bisa optimal.
Meski demikian, memutuskan untuk pasang kawat gigi bukanlah hal yang mudah dilakukan, Moms. Sebab, penggunaan kawat gigi bisa menimbulkan rasa nyeri di gigi, gusi, dan area mulut akibat tekanan konstan yang diberikan. Sehingga, aktivitas di mulut seperti mengunyah, menelan, hingga berbicara pun bisa terganggu di awal-awal pemakaian.
Di samping itu, beberapa ibu hamil pun ada yang ragu untuk menggunakan kawat gigi. Bahkan, ada yang mengatakan bila tindakan itu akan mengganggu hormon kehamilan ibu. Wah, benar enggak, ya?
Pasang Kawat Gigi saat Hamil, Aman Enggak, ya?
Dikutip dari Very Well Family, perawatan ortodontik, termasuk pasang kawat gigi, tetap boleh dilakukan selama kehamilan. Para ahli pun sepakat bahwa pemasangan kawat gigi tidak mengganggu hormon kehamilan di dalam tubuh.
Meski diperbolehkan, Orthodontic Associate mengatakan dalam laman resminya, jika pemasangan kawat gigi saat kehamilan akan memiliki peningkatan sensitivitas saraf yang disebabkan oleh hormon kehamilan, serta meningkatnya peradangan gusi.
Di samping itu, para ahli mengungkapkan, sepertinya mitos itu dipicu oleh tindakan rontgen gigi yang kerap dilakukan sebelum memasang kawat gigi. Tindakan itu dilakukan untuk mengetahui kondisi dan posisi gigi ibu hamil yang sebenarnya.
Namun, menurut dokter kandungan, Andrea Chisholm, MD, paparan sinar radiasi dari rontgen gigi dianggap sangat rendah dan tidak berbahaya untuk ibu dan bayi di dalam kandungan.
“Secara keseluruhan, jumlah paparan radiasi dari rontgen gigi dianggap sangat rendah dan tidak dianggap berbahaya bagi Anda atau bayi yang belum lahir,” kata Dr. Chisholm, masih dikutip dari Very Well Family.
Kendati demikian, ibu hamil perlu berhati-hati saat melakukan perawatan ortodontik seperti memasang kawat gigi. Ada kemungkinan ibu sulit menjaga kebersihan gigi selama hamil, dan mengalami penurunan nafsu makan karena sulit menelan atau pun mengunyah.
Oleh karena itu, sebelum memasang kawat gigi, pastikan dokter gigi mengetahui bila Anda sedang hamil. Hal ini dilakukan agar dokter tidak melakukan beberapa tindakan tertentu yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin.
