Cara Atasi Kesemutan dan Mati Rasa saat Hamil
·waktu baca 2 menit

Kesemutan dan mati rasa merupakan dua kondisi yang cukup sering dikeluhkan oleh ibu hamil. Biasanya, hal ini terjadi pada jari-jari dan beberapa bagian tubuh lainnya, seperti di tangan dan kaki. Ya Moms, pada beberapa ibu hamil, kesemutan dan mati rasa juga bisa meluas ke lengan tangan dan disertai dengan rasa nyeri yang cukup parah.
Meski begitu, jika hal ini terjadi pada Anda, tidak perlu khawatir berlebihan, Moms. Sebab, kondisi tersebut normal dan akan menghilang dengan sendirinya setelah melahirkan. Dikutip dari Mom Junction, sebagian besar dua kondisi ini disebabkan oleh tekanan pada saraf, otot, dan ligamen akibat terjadinya pertumbuhan rahim yang semakin membesar. Bahkan, terjadinya perubahan hormon, preeklamsia, dan diabetes gestasional juga dipercaya dapat memicu kondisi ini, Moms. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?
Bagaimana Cara Atasi Kesemutan dan Mati Rasa saat Hamil?
Beberapa cara untuk mengatasi sensasi kesemutan dan mati rasa saat hamil, antara lain:
Merendam atau kompres tangan dengan air hangat untuk meredakan kesemutan dan mati rasa.
Jangan bertumpu pada tangan saat tidur karena dapat memperparah mati rasa dan menyebabkan nyeri.
Lakukan peregangan tangan dan pergelangan tangan saat akan melakukan aktivitas apapun. Gerakan berulang ini terbukti bisa meredakan kesemutan dan mati rasa pada tangan dan jari-jari.
Jika mati rasa disebabkan oleh pembengkakan, Anda bisa mengompres dengan air dingin untuk mengurangi pembengkakan dan nyeri.
Lakukan terapi alternatif, seperti akupuntur dan pijat untuk meredakan nyeri yang menyebabkan mati rasa.
Jangan berdiri terlalu lama karena dapat memperparah kesemutan dan mati rasa pada kaki dan jari-jari kaki.
Terapkan posisi tidur miring ke satu sisi dengan menekuk kedua lutut, kemudian alasi dengan bantal. Cara ini dapat mengurangi kemungkinan terjadinya mati rasa saat kesemutan.
Saat duduk, Anda bisa sedikit menekuk lutut hingga setinggi pinggul atau lebih tinggi dari pinggul.
Gunakan alat bantu jalan atau tongkat untuk berjalan jika Anda kesulitan menyeimbangkan tubuh.
Lakukan olahraga ringan untuk memperkuat otot-otot.
Periksa ke dokter jika sangat mengganggu aktivitas harian.
