Kumparan Logo

Cara Atasi Ketombe pada Anak Balita

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ketombe pada rambut anak balita. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ketombe pada rambut anak balita. Foto: Shutterstock

Seborrehea dermatitis atau yang lebih dikenal dengan ketombe bisa menyerang siapa saja, termasuk anak balita. Hal ini karena balita sedang aktif-aktifnya bergerak sehingga membuat kulit kepalanya mudah berkeringat dan berminyak. Akibatnya, serpihan putih yang tersimpan di kulit kepala pun muncul.

Kondisi ini pun tak jarang membuat si kecil merasakan sensasi gatal dan ingin terus menerus menggaruk kepalanya. Bahkan, bisa sampai menimbulkan peradangan pada kulit kepala dan menyebabkan iritasi.

Lantas, bagaimana cara mengatasi ketombe pada anak? Haruskah menggunakan sampo antiketombe?

Cara Atasi Ketombe pada Anak Balita

Menyisiri rambut anak. Foto: Thinkstock

Dikutip dari Healthcare University of Utah, Amerika Serikat, Dokter Spesialis Anak, dr. Cindy Gellner mengatakan ketombe--meskipun terlihat kotor, sebenarnya hanyalah kerontokan kulit yang normal pada anak. Sel kulit mati di seluruh tubuh kita sebenarnya mengelupas, tak terkecuali kulit kepala. Namun banyak orang melihat kulit kepala yang lebih banyak menunjukkan tandanya.

"Banyak orang tua berpikir bahwa anak-anak mereka memiliki kutu padahal sebenarnya ketombe dan itu tidak menular tetapi cenderung diturunkan dalam keluarga. Kunci untuk melawan ketombe adalah menghilangkan serpihannya secepat mereka terbentuk," ujarnya.

Selain itu, Anda tidak perlu langsung mengganti sampo anak dengan sampo antiketombe dulu, Moms. Gellner mengatakan, Anda cukup menyikat rambut si kecil sebelum mencucinya untuk menghilangkan beberapa serpihan kulit yang ada di rambutnya, kemudian cuci rambut si kecil.

"Sampo biasa saja sering berhasil jika Anda melakukannya setiap hari. Setelah ketombe mereda, Anda bisa mencuci (rambut anak) setiap dua hari sekali, tetapi tidak boleh kurang dari itu," kata Gellner.

Bila kulit kepala anak memerah atau serpihannya berminyak, barulah Anda bisa menggunakan sampo antiketombe. Beberapa di antaranya mengandung selenium sulfida. Sampo ini akan membantu menghilangkan ketombe dan juga mengurangi kerontokan.

Penggunaannya pun harus berhati-hati agar tidak terkena mata anak balita Anda. Cara pemakaiannya juga berbeda. Pertama, tuangkan di tangan lalu usapkan pada rambut si kecil.

"Tunggu tiga menit, lalu bilas hingga bersih. Anda bisa melakukan ini tiga hari berturut-turut, dan kemudian menggunakan sampo bisa yang bukan antiketombe di hari-hari lainnya," paparnya.

Tidak Selalu Karena Minyak Berlebih pada Kulit Kepala Anak

Anak menyisir rambut. Foto: Thinkstock

Ketombe tidak selalu disebabkan oleh minyak berlebih pada kulit kepala. Ada beberapa penyebab lain yang bisa membuat si kecil berketombe. Seperti jamur akibat perubahan hormon pada tubuh balita, eksim, dermatitis kontak, dan kulit kepala kering. Bila itu terjadi pada si kecil, sebaiknya memang berkonsultasi dulu untuk mengubah produk sampo yang digunakan anak.

"Tanyakan kepada dokter anak Anda untuk rujukan ke dokter kulit. Dokter akan membantu mengatasi penyakit kulit dan rambut serta mengetahui cara mengatasinya dengan tepat," tutupnya.

kumparan post embed