Kumparan Logo

Penyebab Rambut Balita Rontok

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi rambut anak balita Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rambut anak balita Foto: Shutter Stock

Tak hanya pada orang dewasa, rambut rontok ternyata juga bisa dialami oleh anak balita. Ya Moms, meski tampak sepele, rambut rontok ternyata bisa jadi sebuah tanda adanya masalah kesehatan. Oleh sebab itu, bila kondisi rontok tidak kunjung membaik, ada baiknya Anda memeriksakan hal itu pada dokter, Moms.

Dilansir Mom Junction, ada beberapa kondisi yang bisa memicu rambut rontok pada balita. Apa saja?

1. Tinea Capitis

Penyebab rambut rontok yang paling umum dialami anak balita adalah kurap atau Tinea Capitis. Adapun infeksi kulit kepala ini menyebabkan rambut menjadi tipis dan membuat titik hitam di kepalanya. Anda harus tahu bahwa kurap menular, lho! Jadi bila balita Anda memiliki kondisi ini, pastikan barang-barangnya, seperti bantal, tidak digunakan bersama kakak atau adiknya.

2. Alopecia Areata

Alopecia Areata adalah kondisi rontoknya rambut yang bisa menyebabkan kebotakan dan terjadi pada 1 dari 100 anak. Jadi, rambut si kecil akan rontok akibat serangan sistem imunitas tubuh terhadap folikel rambut.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kelainan rambut ini disebabkan karena faktor keturunan. Meski tidak ada obat untuk menyembuhkannya, namun ada berbagai cara untuk mempercepat pertumbuhan rambut, seperti: minoxidil, kortikosteroid, hingga anthralin. Jadi, segera berkonsultasi dengan dokter bila anak balita Anda mengalami kondisi ini.

Ilustrasi rambut rontok. Foto: Shutter Stock

3. Telogen Effluvium

Telogen Effluvium bisa menyebabkan rambut anak rontok. Biasanya hal ini terjadi diikuti dengan demam tinggi, sementara penyebabnya umumnya karena stres, Moms.

Adapun sebagian besar kasus Telogen Effluvium dapat sembuh tanpa pengobatan. Tapi yang terpenting adalah jangan sampai anak balita mengalami stres atau berada di lingkungan yang membuatnya tidak nyaman.

4. Kemoterapi

Penyebab kerontokan rambut balita lainnya adalah karena kemoterapi. Biasanya kemoterapi dilakukan seseorang untuk mengobati penyakit kanker.

Selain membuat rambut rontok, kemoterapi juga menyebabkan mual dan tidak nafsu makan. Untuk mengatasinya, hanya perlu menunggu sesi kemoterapi selesai maka nantinya rambut si kecil akan tumbuh kembali.

Penyakit tertentu bisa menyebabkan kerontokan rambut pada bayi. Foto: Shutterstock

5. Penyebab lain

Selain 4 penyebab di atas, si kecil juga bisa mengalami kerontokan rambut karena sering dikuncir, dijepit, dikepang atau karena kebiasaan menarik rambut.

Faktor gizi buruk ternyata juga bisa membuat rambut rontok. Maka dari itu pastikan anak mengonsumsi makanan bergizi seimbang setiap harinya, Moms.

Jadi, sudah jelas ya, Moms. Penyebab kerontokan rambut pada balita sebenarnya bisa terjadi karena berbagai macam faktor Nah, cara terbaik untuk mengetahuinya dengan pasti adalah dengan membawanya berkonsultasi dengan dokter.

kumparan post embed

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!