Kumparan Logo

Cara Atasi Kolik pada Bayi

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi kolik. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi kolik. Foto: Shutter Stock

Moms, pernahkah bayi Anda menangis terus-menerus tanpa disertai gejala dari kondisi medis tertentu? Jika ya, bisa saja si kecil sedang mengalami kolik. Ya, kolik merupakan kondisi tangisan yang tidak terkendali dan tidak disertai dengan gejala gangguan medis apapun.

Dikutip dari Mom Junction, bayi yang mengalami kolik biasanya menangis lebih dari tiga jam dalam sehari dan berlangsung selama tiga hari dalam satu minggu. Sebagian besar bayi mengalami kolik pada enam minggu pertama kelahiran. Tangisan ini lebih sering terjadi pada sore hari, tetapi tak menutup kemungkinan terjadi di pagi dan malam hari.

Ilustrasi bayi menangis atau rewel. Foto: Shutter Stock

Penyebab pasti terjadinya kolik tidak diketahui. Namun melansir Cleveland Clinic, kolik pada bayi dipicu oleh beberapa hal, seperti refluks asam atau GERD, tertelan udara, dan lingkungan yang tidak nyaman. Sementara menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kolik pada bayi juga bisa disebabkan oleh alergi susu sapi dan intoleransi laktosa.

Lalu, bagaimana cara meredakan kolik pada bayi?

Cara Redakan Kolik pada Bayi

bayi mandi air hangat. Foto: Shutter Stock

Sebelumnya perlu paham bahwa tidak semua bayi dapat merespons intervensi atau perlakuan yang sama. Oleh karena itu, Anda perlu mencoba berbagai cara untuk mengetahui cara yang tepat untuk mengatasi kolik pada bayi. Dikutip dari Mom Junction, beberapa cara yang bisa dicoba, yaitu:

  • Posisikan bayi tegak di bahu Anda dan tepuk punggungnya.

  • Putar white noise atau musik lainnya dengan pelan saat bayi mulai menangis. Anda juga bisa mencoba menyenandungkan lagu atau bernyanyi pelan sambil menepuk punggung bayi.

  • Sendawakan bayi Anda setelah makan di antara waktu menyusu. Anda juga dapat menyendawakan saat bayi mulai menangis.

  • Jika menyusu dengan dot, tempatkan bayi Anda dalam posisi lurus atau setengah miring agar aliran susu tidak terlalu cepat dan mencegah udara masuk ke dalam mulut. Sebab, kedua hal tersebut dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada bayi, hingga berujung kolik.

  • Mandikan bayi dengan air hangat untuk menenangkan dan membuatnya tertidur.

  • Lapisi bayi dengan selimut agar tidur dengan nyenyak.

  • Ajak bayi jalan-jalan untuk mengalihkan perhatiannya. Coba bawa bayi ke tempat yang tenang dan sejuk.

kumparan post embed