Cara Bijak Ajarkan Anak Kelola Uang Lebaran

Ada beberapa tradisi Lebaran yang biasanya dinanti-nantikan anak. Mulai dari menyantap kue kering yang lezat, hingga mendapat uang Lebaran dari sanak saudara. Ya Moms, bahkan tak jarang anak-anak akan menyiapkan tas khusus untuk mengumpulkan dan menyimpan uang Lebaran tersebut.
Meski begitu, di tengah kondisi pandemi seperti ini, anak Anda mungkin hanya akan mendapat uang Lebaran dari keluarga inti di rumah atau dari sanak saudara yang mengirimkan uang Lebaran untuk si kecil lewat rekening Anda. Ya, jumlah uang Lebaran yang ia terima mungkin tak akan sebesar di tahun-tahun sebelumnya. Tapi, Anda tetap perlu mengajarkan anak untuk bersyukur di tengah kondisi seperti ini.
Selain itu, Anda juga tetap perlu mengajarkan anak untuk mengelola uang Lebaran yang ia dapat. Dengan begitu, uang tersebut tidak langsung habis hanya untuk jajan saja.
Mengutip laman resmi Sahabat Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, berikut adalah 5 hal yang bisa Anda ajarkan pada anak untuk mengelola uang Lebaran dengan lebih bijak.
Dampingi Anak Saat Berbelanja
Agar uang anak tidak sia-sia habis begitu saja karena ingin membeli semua keinginannya, cobalah dampingi si kecil ketika ingin membelanjakan uangnya. Sekalipun dia hanya melihat-lihat dari toko online, Anda tetap perlu mendampinginya. Ya Moms, saat si kecil memilih-milih barang yang akan dibeli, arahkan ke barang-barang yang berguna dan tanya apakah dia benar-benar membutuhkannya.
Nah, di saat seperti ini tugas Anda adalah memberikan saran kepada anak jika barang yang dipilihnya kurang bermanfaat atau memang sangat bermanfaat. Hal ini dimaksudkan agar anak terbiasa untuk membeli barang sesuai dengan kebutuhannya bukan keinginannya.
Biarkan Anak Menyimpan Uangnya Sendiri
Meskipun uang tersebut dikirim ke rekening Anda dari kerabat yang tidak bisa berkunjung secara langsung, tapi bukan berarti Anda bisa untuk menggunakan uang si kecil tanpa izin. Berikanlah kepercayaan kepada anak untuk menyimpan uangnya sendiri. Misalnya ambil beberapa lembar uang tunai, kemudian berikan padanya. Katakan pada si kecil hal itu dilakukan oleh Anda agar ia bisa belajar bertanggung jawab dan menghargai penggunaan uang tersebut.
Melatih Anak Berbagi Kebahagiaan kepada Orang Lain
Di masa pandemi seperti sekarang ini, ada banyak lapisan masyarakat yang terkena dampak langsung dan membutuhkan bantuan kita, Moms. Oleh sebab itu, waktu ini dirasa tepat bagi Anda untuk mengajarkan anak tentang arti berbagi kepada yang membutuhkan. Dengan begitu, Anda juga telah mengajari si kecil untuk peduli terhadap sesama.
Uang Lebaran tersebut juga bisa menjadi contoh yang tepat jika Anda ingin mengajarkan tentang kedermawanan pada anak. Cukup minta si kecil untuk menentukan berapa uang yang akan ia sisihkan untuk membantu orang-orang tersebut. Ingatkan dia untuk selalu ikhlas ketika memberi ya, Moms.
Menabung dengan Celengan Lucu
Jangan lupa juga untuk mengajarkan anak pentingnya menabung sejak dini. Ya Moms, Anda bisa menjelaskan pada anak betapa senangnya bila bisa membeli barang dari uang yang mereka kumpulkan sendiri.
Mengajari anak untuk menabung sejak usia dini tidak akan sia-sia karena ini akan membentuk perilaku bijaksana anak dalam mengelola keuangan hingga ia dewasa. Anak yang telah mengetahui bahwa uang tidak mudah didapat akan mengerti mengapa ia harus menyimpan sisa uang Lebarannya. Mulailah dengan mengajak si kecil untuk mencatat jumlah uang lebaran yang didapatkan, berapa yang telah dibelanjakan dan sisanya untuk dimasukkan ke celengan-celengan lucu yang telah dipilihnya, Moms.
Mengajarkan Anak untuk Jadi Entrepreneur Sederhana
Agar lebih bermanfaat lagi dan memberikan pengalaman tersendiri kepada anak, buatlah tantangan untuk berwirausaha. Tanya pada anak, apakah ia punya ide atau keinginan untuk menjual barang-baran tertentu. Setelah itu, berilah penjelasan dan bukalah bisnis kecil-kecilan bersama. Dengan begitu, kita telah mengajarkan mereka untuk hidup mandiri dengan mencari uang dan menabung dari usahanya. Ya Moms, menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini bermanfaat agar kelak si kecil bisa membuka lapangan pekerjaan yang bermanfaat bagi banyak orang.
