Cara Cepat Hamil di Awal Pernikahan

Saat mengawali pernikahan, Anda dan suami pasti memiliki banyak harapan dan juga doa. Salah satunya, mungkin ingin cepat hamil dan memiliki keturunan ya, Moms.
Tidak ada yang tidak mungkin untuk cepat hamil di awal pernikahan, asal Anda tahu hal-hal yang harus dilakukan untuk mewujudkannya. Apa saja? Berikut kumparanMOM berikan cara cepat hamil di awal pernikahan seperti yang disarankan oleh Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Ulul Albab SpOG, dari Rumah Sakit Aulia Jakarta.
5 Cara Cepat Hamil di Awal Pernikahan
1. Sperma Suami Sehat
Bukan hanya istri yang harus subur, namun juga suami harus dipastikan subur juga jika ingin cepat hamil di awal pernikahan. Untuk mengetahui kesuburan suami, pastikan sperma yang diproduksinya berkualitas, ditandai dengan jumlah, bentuk, dan pergerakannya yang normal.
“Sperma harus sehat, jika ada masalah harus segera diobati,” ujar dr. Ulul Albab saat dihubungi kumparanMOM beberapa waktu lalu. Maka lebih baik suami Anda diperiksa untuk memastikan apakah sperma yang diproduksinya sehat atau tidak.
2. Indung Telur Subur
Pastikan indung telur Anda subur agar mudah dibuahi oleh sperma, dengan melihat apakah bisa menghasilkan telur yang sesuai dengan ukuran dan jumlah yang diharapkan. Tentunya, untuk mengetahui indung telur Anda subur atau tidak, bisa dilihat lewat pemeriksaan ke dokter kandungan.
dr. Ulul Albab menjelaskan, bahwa indung telur bisa disuburkan menggunakan obat atau vitamin penyubur yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap orang. “Jadi tidak serta merta, ada pasangan yang baru menikah datang, ‘Dok minta obat penyubur dong,’ tidak seperti itu juga, jadi disesuaikan,” jelasnya.
3. Siklus Haid Teratur
Pastikan siklus haid Anda teratur, biasanya berlangsung 21 hingga 35 hari dengan lama haid maksimal 8 hari. Ketika haid, cek juga jumlah darahnya, maksimal 2 hingga 3 kali ganti pembalut dalam sehari. Haid yang teratur merupakan salah satu tanda kesuburan pada wanita.
Jika Anda jarang haid atau bahkan tidak haid selama dua bulan hingga tiga bulan, segera periksakan ke dokter. Bisa saja Anda menderita PCOS yang akan menyulitkan untuk cepat hamil jika tidak segera ditangani.
“Penderita PCOS ini jadi jarang haidnya, bisa dua bulan sekali, bisa tiga bulan sekali, kemudian saat pemeriksaan fisik (rahim), biasanya ditemukan adanya telur yang kecil-kecil, biasanya 0,1 sampai 0,2 milimeter, jadi sangat kecil-kecil tapi banyak, seperti kayak roda gitu,” jelas dr. Ulul Albab.
4. Gaya Hidup Sehat
Penting bagi suami dan istri untuk memiliki gaya hidup yang sehat jika ingin cepat hamil. Caranya, makan makanan bergizi dan juga perbanyak aktivitas fisik seperti olahraga ringan. Jika memiliki berat badan berlebih, lebih baik mulai diet dan segera miliki berat badan ideal.
Selain itu, baik Anda dan suami harus sama-sama berhenti merokok karena akan menghambat kesuburan. “Perokok ingin cepat hamil? Caranya, setop rokoknya lah, baik laki-laki maupun perempuan,” ujar dr. Ulul yang juga praktek di RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur. Kemudian, Anda dan suami juga harus menghentikan kebiasaan minum alkohol.
5. Berhubungan Seks di Masa Subur
Berhubungan seks di masa subur akan memberikan peluang kehamilan lebih besar. Untuk mengetahuinya, Anda harus cek siklus haid, biasanya berlangsung 7 hingga 12 hari setelah haid. Namun, setiap perempuan memiliki masa subur yang berbeda.
“Saat masa subur, sperma mudah masuk ke telur karena telur sedang turun atau pecah, sehingga jika berhubungan di luar masa subur, peluang kehamilan akan lebih kecil,” tutup dr. Ulul Albab.
