Kumparan Logo

Cara Jelaskan Keutamaan Salat Tarawih pada Anak

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak salat tarawih. Foto: shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak salat tarawih. Foto: shutterstock

Salat tarawih merupakan salat sunah yang dilakukan hanya pada bulan Ramadhan. Biasanya, waktu pelaksanaannya pun sesudah salat Isya. Meski kini kita masih dalam situasi pandemi virus corona, bukan berarti kegiatan salat tarawih terhenti begitu saja.

Ya Moms, salat tarawih tetap bisa Anda lakukan berjemaah di rumah bersama keluarga. Terlebih hukum pelaksanaan salat tarawih adalah sunah muakkad --sangat dianjurkan untuk dilakukan.

Apabila anak Anda sedang belajar puasa, tak ada salahnya untuk memaksimalkan ibadahnya dengan memperkenalkan pula salat tarawih sejak dini pada si kecil, Moms. Apalagi, ada berbagai keutamaan salat tarawih yang juga harus dipahami anak. Lebih lanjut, berikut cara yang dapat Anda lakukan untuk jelaskan keutamaan salat tarawih pada si kecil.

Cara Jelaskan Keutamaan Salat Tarawih pada Anak

Ilustrasi anak salat dan berdoa. Foto: Shutterstock

1. Salat Tarawih Bisa Mengampunkan Dosa Terdahulu

Jelaskan pada anak bahwa melaksanakan ibadah salat tarawih dapat menghapus dosa terdahulu. Sebagaimana hal tersebut tertera dalam hadis berikut:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: "Barangsiapa berdoa pada malam Ramadhan dengan iman dan dengan harapan pahala (dari Allah), maka dosa masa lalunya akan diampuni untuknya." (HR. Imam Al-Bukhari&Muslim)

Terkait dosa yang dimaksud dalam hadis di atas, rupanya terjadi perbedaan pandangan di kalangan ulama. Menurut al-Imam al-Haramain, seperti dikutip dari laman NU Online, yang dihapus hanya dosa-dosa kecil, sedangkan dosa besar hanya bisa diampuni dengan cara bertobat.

Sementara menurut Imam Ibnu al-Mundzir, hadis tersebut termasuk kategori perkataan umum yang berarti mencakup segala dosa, baik dosa kecil ataupun besar. Namun terlepas dari berbagai pendapat tersebut, menjalankan ibadah salat tarawih tetap disunahkan.

2. Berpakaian Rapi saat Tarawih sebagai Tanda Terima Kasih kepada Allah SWT

Mengenakan pakaian terbaik untuk salat sangat dianjurkan, tak terkecuali pada salat tarawih. Jika Anda, suami, dan anak mengenakan pakaian yang bagus saat bertemu orang lain, maka kita juga harus tampil rapi secara lahiriah dalam doa kita, untuk menunjukkan rasa syukur atas berkah yang telah Allah SWT anugerahkan.

Dalam sebuah hadis diriwayatkan oleh al-Tirmizi, Nabi Muhammad SAW bersabda:

إِنَّ اللهَ يُحِبُّ أَنْ يُرَى أَثَرُ نِعْمَتِهِ عَلَى عَبْدِهِ

Artinya: "Allah senang melihat tanda karunia-Nya pada hamba-Nya." (HR. Imam At-Tirmizi)

Pakaian bagus yang kita kenakan harus membentuk kita menjadi hamba yang bersyukur dan rendah hati, serta tak memotivasi untuk pamer kepada orang lain. Karenanya, hal itu dapat menimbulkan kesombongan dalam diri kita.

Anak salat. Foto: Shutterstock

3. Pahala Salat Tarawih Setara dengan Melakukan Salat Qiyamul Lail

Anda dapat jelaskan pula pada anak bahwa menjalankan ibadah salat tarawih --bila dilakukan secara berjemaah bersama imam, maka pahalanya dinilai setara dengan melakukan salat qiyamul lail semalam penuh. Qiyamul lail sendiri merupakan ibadah yang dilakukan di malam hari dengan mengerjakan salat-salat sunah, seperti salat taubat, tahajud, witir, dan lain-lain, serta amalan-amalan seperti membaca Al-Quran, berzikir, beristigfar, berdoa, dan sebagainya.

4. Salat Tarawih di Malam Lailatul Qadar

Anda bisa memberi tahu si kecil bahwa malam Lailatul Qadar sangat istimewa, sebab malam itu merupakan malam di mana kitab suci Al-Quran diturunkan. Jelaskan juga pada anak Anda bahwa segala sesuatu yang bersentuhan dengan Al-Quran sangat mulia. Malam Lailatul Qadar sendiri biasanya datang di salah satu malam ganjil pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

kumparan post embed

Ada pun diriwayatkan Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barang siapa qiyam (berdiri dalam salat) pada Lailatul Qadar dengan keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah, maka akan diampuni semua dosanya yang terdahulu." (HR Bukhari dan Muslim)

Terjadinya malam Lailatul Qadar pun tak diketahui orang karena merupakan rahasia Allah SWT. Untuk itu, umat muslim di seluruh dunia dianjurkan untuk meningkatkan ibadahnya di bulan Ramadhan --terutama di 10 hari terakhirnya.