Kumparan Logo

Tips agar Anak Tidak Lemas saat Belajar Puasa

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi buka puasa bersama anak dan keluarga. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi buka puasa bersama anak dan keluarga. Foto: Shutter Stock

Anak-anak termasuk golongan yang belum diwajibkan untuk berpuasa di bulan suci Ramadhan, kecuali ia sudah baligh. Akan tetapi, boleh-boleh saja bila Anda ingin mengajarkan anak tentang puasa sejak dini, Moms.

Jika tahun ini adalah kali pertama si kecil belajar puasa, Anda pun harus memerhatikan beberapa kondisi agar ia kuat menjalaninya. Sebab, kemungkinan besar ia akan merasa sulit saat harus menahan lapar dan haus seharian.

Tak jarang, kondisi ini membuat anak tampak lemas dan malah jadi malas beraktivitas. Kendati demikian, Anda tak perlu khawatir berlebihan ya, Moms. Sebab, menahan lapar dan haus selama beberapa jam saat berpuasa tidak akan mengganggu kesehatan si kecil.

Nah, agar anak tidak lemas saat belajar puasa, Anda bisa mengikuti beberapa cara ini.

5 Hal yang Dapat Dilakukan Orang Tua agar Anak Tidak Lemas saat Belajar Puasa

Ilustrasi doa berbuka puasa. Foto: shutterstock

1. Sediakan Menu dengan Gizi Seimbang saat Sahur dan Buka Puasa

Ketika berbuka puasa, nafsu makan anak biasanya sedang meningkat. Si kecil pun biasanya akan meminta disediakan makanan favoritnya untuk berbuka. Tapi ingat ya, Moms, Anda tetap harus selektif dalam memilih menu buka puasa dan sahur. Sediakan menu dengan gizi seimbang, seperti karbohidrat, protein, lemak, dan mineral.

Sebagai orang tua, Anda juga bisa menambahkan camilan penambah energi pada anak. Berikan di sela-sela waktu buka puasa dan sahurnya setiap 3 jam sekali misalnya. Berikan si kecil buah segar, salad sayur, atau telur rebus.

2. Minum Cukup Air Putih

Anak yang kekurangan cairan biasanya menyebabkan tubuhnya menjadi lemas atau dehidrasi. Untuk itu, Anda tak boleh mengabaikan kecukupan cairan pada tubuh si kecil, Moms. Setidaknya, anak perlu minum 8 gelas sehari. Coba ikuti pola 2-4-2, yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.

Bila perlu, Anda bisa mencukupi kebutuhan cairan anak dengan olahan sayuran dan buah-buahan segar. Selama puasa, sebaiknya hindari anak untuk mengonsumsi minuman bersoda atau minuman berwarna yang dapat berdampak kurang baik bagi tubuhnya.

Ilustrasi anak lemas. Foto: Shutterstock

3. Atur Pola Tidur Anak

Perubahan beberapa aktivitas saat puasa, bisa saja jadi masalah bagi anak. Ya Moms, jam tidur si kecil mungkin berkurang akibat ia harus bangun sahur misalnya. Untuk itu, pastikan anak mendapatkan tidur yang cukup agar tidak mengganggu aktivitasnya.

4. Tetap Beraktivitas

Puasa bukan jadi alasan untuk anak bisa bermalas-malasan seharian. Ajaklah si kecil untuk tetap bergerak, Moms. Misalnya, di pagi hari Anda bisa mengajak anak berjalan di sekitar rumah atau di sore hari Anda bisa mengajaknya bersepeda santai di sekitar rumah. Selain menyehatkan, tentu bisa jadi pilihan ngabuburit yang menyenangkan bukan?

kumparan post embed

5. Multivitamin

Bila dibutuhkan, tak ada salahnya memberikan anak multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuhnya. Saat ini, multivitamin anak pun dijual dalam beberapa jenis, seperti sirup, tablet isap, dan gummy. Rasanya pun beragam dan Anda tinggal sesuaikan saja dengan kesukaan anak Anda, Moms.

Nah Moms, itulah beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar anak tidak lemas saat belajar puasa. Semoga puasa si kecil lancar di tahun ini ya, Moms!