Kumparan Logo

Cara Mencuci Popok Kain Bayi yang Benar

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi popok kain bayi. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi popok kain bayi. Foto: Shutter Stock

Jika memutuskan untuk menggunakan popok kain atau cloth diaper (clodi) pada bayi, Anda harus paham cara merawatnya dengan benar agar awet, Moms. Ya, salah satu cara perawatan popok kain yang perlu Anda perhatikan adalah ketika mencucinya.

Awalnya, membayangkan mencuci popok kain mungkin terasa menjijikan, namun hal ini sepadan dengan manfaat yang dirasakan bayi karena menggunakan clodi. Penggunaan popok kain bisa mengurangi risiko ruam dan juga iritasi pada pantat bayi. Selain itu, penggunaan popok kain juga bisa membuat Anda berhemat serta menjaga lingkungan karena mengurangi sampah popok sekali pakai.

Lantas, bagaimana cara mencuci popok kain bayi yang benar? Berikut panduannya.

kumparan post embed

Cara Mencuci Popok Kain Bayi

Ilustrasi popok kain bayi. Foto: Shutter Stock

Apabila si kecil diberi ASI, biasanya kotorannya akan larut dengan air sehingga cukup disiram air untuk membersihkannya. Sementara jika bayi Anda minum susu formula atau sudah diberi MPASI, sepertinya Anda butuh tenaga ekstra dalam membersihkan kotorannya karena biasanya lebih padat.

Jadi jika Anda memiliki semprotan kloset atau selang dengan semprotan di rumah, gunakanlah benda tersebut untuk membersihkan kotoran dari popoknya. Pastikan untuk membersihkan kotoran dari popoknya hingga benar-benar hilang.

Kemudian, jika kotoran di popok sudah hilang atau bersih, Anda bisa menyimpan dulu popok kotor di ember. Hal ini dilakukan agar Anda bisa mencuci semua popok kotor sekaligus. Lalu, bagaimana cara mencucinya? Mengutip Mom Junction, popok kain dapat dicuci seperti kain lainnya dengan air dan deterjen menggunakan mesin cuci ataupun tangan.

Ilustrasi popok kain bayi. Foto: Shutter Stock

Selain itu, berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

  • Pilih deterjen yang tidak mengandung parfum atau pewarna. Bahan kimia di dalamnya dapat menyebabkan ruam dan iritasi kulit pada kulit bayi yang sensitif.

  • Cuci dulu popok tanpa deterjen, kemudian dilanjutkan mencuci popok menggunakan deterjen. Hal ini dilakukan untuk memastikan popok bersih dari noda atau residu lengket lainnya.

  • Hindari mencuci lebih dari selusin popok dalam sekali pencucian. Selain itu, cuci popok setiap hari atau setidaknya dua hari sekali untuk mencegah noda dan jamur.

kumparan post embed

Kemudian setelah dicuci, jangan lupa menjemur popok di luar ruangan agar terkena sinar matahari. Mengutip Healthline, menjemur popok kain di bawah sinar matahari, akan mematikan bakteri dalam popok kain sehingga pantat bayi tidak iritasi.

Namun, hati-hati saat Anda akan menggunakan pengering mesin cuci pada popok kain. Menggunakan pengering dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan kedap udara, serta velcro, dan juga kancing popok.

Jadi agar lebih aman, pastikan untuk memeriksa instruksi pengeringan pada popok yang Anda beli. Ingatlah bahwa pengaturan panas yang lebih tinggi pada pengering sering kali menyebabkan kain kehilangan kelembutannya.

kumparan post embed