Kumparan Logo

Cara Mengobati Batuk pada Anak di Rumah

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
13
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak batuk. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak batuk. Foto: Shutterstock

Kesehatan anak merupakan hal penting yang perlu dijaga orang tua. Salah sedikit saja mungkin bisa membuat anak mengalami penyakit tertentu, seperti batuk.

Ya Moms, penyakit yang menyerang tenggorokan tersebut biasanya disebabkan oleh virus atau kuman yang masuk ke tubuh si kecil. Selain itu, batuk pada anak juga dapat disebabkan oleh alergi, asma, hingga refluks asam.

Lantas, bagaimana cara mengobati batuk pada anak di rumah? Simak penjelasan berikut ini sebagaimana dikutip dari Verywell Family.

6 Cara Redakan Batuk pada Anak

Ilustrasi madu untuk meredakan batuk anak. Foto: Shutterstock

1. Madu

Madu yang dilarutkan dalam air hangat dan dicampur lemon bisa menjadi obat alternatif untuk menyembuhkan batuk pada anak. Cairan dari lebah ini memiliki manfaat untuk membantu melawan infeksi dan meredakan sakit tenggorokan. Selain itu, rasanya yang manis juga membuat anak suka mengonsumsinya.

Tidak ada batasan berapa kali Anda bisa memberikan madu pada anak dalam sehari. Namun, Anda perlu memperhatikan kadar gula dalam produk madu tersebut. Agar lebih aman, pilih madu alami yang tidak mengandung pemanis tambahan.

2. Meneteskan Larutan Garam ke Hidung

Jika anak mengalami batuk berdahak, larutan garam mungkin bisa menjadi obat alternatif di rumah. Meneteskan larutan ini melalui hidung dapat membantu mengeluarkan dahak dari tenggorokan si kecil. Lakukan cara ini sebelum anak tidur.

3. Perbanyak Minum Air Putih

Ilustrasi anak minum air putih. Foto: Shutterstock

Saat anak batuk, penting bagi Anda untuk tetap menjaganya agar tetap terhidrasi. Mengonsumsi air putih dapat menjaga saluran udaranya tetap lembap dan membantu tubuhnya melawan penyakit.

4. Pasang Humidifier

Humidifier atau pelembap udara mampu membantu meringankan batuk pada anak. Pasalnya, udara yang lembap dapat mengencerkan dahak, sehingga batuk dan hidung tersumbat pun dapat mereda. Anda dapat menyalakan humidifier pada siang dan malam hari saat anak istirahat.

5. Tidur dengan Posisi Kepala Lebih Tinggi dari Badan

Ilustrasi anak tidur dengan posisi kepala lebih tinggi. Foto: kwanchai.c/Shuttertock

Saat berbaring, lendir di tenggorokan lebih mungkin menumpuk dan memperparah batuk pada anak. Untuk itu, posisikan agar anak tidur dengan kepala lebih tinggi dari badannya. Anda dapat menumpuk beberapa bantal agar si kecil dapat bersandar dengan nyaman.

6. Beri Obat Batuk

Jika batuk anak tak kunjung mereda, Anda dapat memberikan obat batuk padanya. Namun, pastikan obat tersebut sesuai dengan usia anak. Konsultasikan terlebih dahulu pada apoteker saat memilih obat batuk untuk anak. Agar lebih aman, Anda dapat membeli obat batuk sesuai dengan resep dokter.

kumparan post embed