Cara Merawat Seragam Sekolah agar Anak Terhindar dari Penyakit

23 Juli 2022 16:53
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi menyetrika baju anak. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyetrika baju anak. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Tahun ajaran baru di sekolah sudah dimulai. Bagi orang tua yang anaknya kembali lagi ke sekolah, biasanya cukup banyak persiapan yang dilakukan. Mulai dari menyesuaikan kembali jam beraktivitas anak hingga menyiapkan perlengkapan sekolah.
ADVERTISEMENT
Salah satu yang juga tak kalah seru menyiapkan anaknya masuk sekolah adalah penyanyi sekaligus momfluencer, Tasya Kamila. Ya Moms, putra semata wayang Tasya, Arrasya Wardhana Bachtiar, yang sudah berusia tiga tahun ini akan masuk preschool mulai Senin (25/7).
"Yang pertama siapkan adalah mental dan si kecil. Arrasya baru mulai Senin besok di sekolah baru jadi sekarang aku briefing dulu kegiatan di sekolah, apa yang akan terjadi di sekolah supaya dia siap dan enggak bingung. Mom juga bisa yuk bangun pagi siapin bekalnya, antar sekolah dan siapkan seragamnya setiap hari," ungkap Tasya dalam acara Mom's Talk di Festival Hari Anak yang diselenggarakan kumparanMOM dan berkolaborasi dengan Kispray, Sabtu (23/7).
Ya Moms, salah satu yang membuat anak bersemangat sekolah adalah bisa memakai seragam. Apalagi bagi anak yang baru akan mengikuti sekolah, saking tidak sabar ingin memakainya, si kecil pun bisa memohon untuk mengenakan pakaian seragam di rumah.
Ilustrasi anak berangkat sekolah sendiri. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak berangkat sekolah sendiri. Foto: Shutter Stock
Tasya pun juga berusaha untuk selalu menyiapkan pakaian sehari-hari dan seragam Arrasya sebersih dan serapi mungkin. Tak hanya seragam, tetapi pakaian-pakaian lainnya juga sebisa mungkin dicuci dengan deterjen dan disetrika.
ADVERTISEMENT
Tak hanya itu, rajin mencuci dan menyetrika baju bisa menghindari seseorang dari penyakit khususnya kulit, lho. Menurut Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Kardiana Dewi, Sp.KK, FINSDV, kuman, bakteri, virus hingga tungau bisa ada di mana-mana termasuk di pakaian dan bisa bertahan beberapa lama. Sehingga, bila tidak dicuci bersih, bisa menyebabkan masalah kesehatan tertentu.
"Sebagai orang tua harus aware apa yang digunakan anak-anak saat sekolah PTM jadi kaget banyak cucian usahakan setiap abis pakai untuk dicuci. Kaos kaki, celana dalam, baju, celana. Cucinya juga cuci bersih, dalam arti sudah busanya hilang, dijemur matahari, dan disetrika karena bisa hilangkan kuman," jelas dr. Kardiana.

Sudah Cuci Pakaian dengan Bersih, Perlukah Tetap Disetrika?

Ilustrasi menyetrika baju. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyetrika baju. Foto: Shutter Stock
Beberapa ibu terkadang tidak menyetrika pakaian karena ingin mengefisiensi waktu. Tetapi, pakaian ternyata tetap harus disetrika meski sudah dicuci bersih, Moms. dr. Kardiana menjelaskan, alasan mengapa pakaian harus disetrika karena bisa mematikan bakteri dan kuman yang menempel sekalipun sudah dicuci bersih.
ADVERTISEMENT
Selain itu, misalnya mencuci dengan mesin cuci, Anda tidak bisa memastikan apakah semua bagian sudah tergilas dengan deterjen. Saat dijemur pun terkadang bakteri dan kuman masih bisa menempel di permukaan pakaian karena dibawa oleh angin. Sehingga, ia menegaskan setrika baju sangat penting dilakukan.
"Sudah dicuci perlu setrika lagi. Setrika sangat penting karena bukan cuma biar bajunya rapi dan enak dilihat, tapi memang setrika itu kalau yang biasa konvensional panasnya bisa sampai 220 derajat. Setrika dengan suhu sedemikian tinggi bisa mematikan kuman. Jadi banyakan kuman di atas suhu 60 derajat, biasanya dia sudah mati. Secara bakteri bisa mati dengan suhu panas apalagi di atas 90 derajat, sedangkan jamur lebih kepada saat pengeringan dijemur enggak boleh kembap," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Cara ini juga dilakukan Tasya di rumah, Moms. Jadi, meskipun pakaian Arrasya yang baru dipakai beberapa jam masih terlihat bersih, ia memutuskan untuk tetap mencucinya demi kesehatan si kecil.
"Karena kadang-kadang orang di rumah bilang ini belum kotor, 'Mau dicuci?', iya aku bilang langsung dicuci, untuk menjaga kesehatan dicuci deterjen dan disetrika. Aku sudah belajar ya karena kemarin Arrasya sudah sekolah 3 kali seminggu tapi dia cuma punya satu seragam. Kebayang kan cuci, kering, pakai. Kalau cuacanya lagi enggak menentu, tiba-tiba hujan, kasihan kan kalau baju seragamnya bau apek dia enggak mau pakai, jadi makin ngambek," cerita Tasya.

Pentingnya Rutin Bersihkan Perabotan Rumah

Ilustrasi membersihkan rumah. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membersihkan rumah. Foto: Shutter Stock
Tidak hanya pakaian saja, tetapi perabotan dan perlengkapan rumah lain juga perlu dibersihkan rutin. Misalnya seperti kasur, sofa, selimut dan sejenisnya. Apalagi barang-barang yang sering disentuh langsung dengan kulit kita. Sebab, jika tidak rajin dibersihkan, virus, kuman, hingga bakteri yang menempel bisa menjadi sumber penyakit, Moms.
ADVERTISEMENT
Selain itu, jika memungkinkan ada perabotan rumah yang bisa disetrika juga akan sangat bermanfaat untuk membunuh kuman dan bakteri yang menempel di permukaannya.
"Kalau bisa dan memungkinkan dijemur kena sinar matahari langsung, dan sesekali dibersihkan. Tentunya barang-barang yang dipakai dibersihkan keseluruhan, sofa, selimut, dll. Karena intinya setiap malam kita tidur, kita melepaskan sel kulit mati. Kutu kasur, tungau, makan sel kulit mati kita. Makanya pas kita mager makin gatal-gatal. Makanya dibersihkan sungguh-sungguh, dengan kena sinar matahari saja bisa. Dan barang-barang yang bisa cuci setrika boleh dicuci rutin," tutup dr. Kardiana.
Nah Moms, untuk menyaksikan sesi Mom's Talk lainnya di Festival Hari Anak, Anda bisa menyimak video selengkapnya di bawah ini:
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020