Kumparan Logo

Cara Pijat Perineum agar Tidak Robek saat Melahirkan

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cara Pijat Perineum agar Tidak Robek saat Melahirkan Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Cara Pijat Perineum agar Tidak Robek saat Melahirkan Foto: Shutterstock

Salah satu ketakutan terbesar ibu saat melahirkan adalah adanya robekan perineum. Ya Moms, perineum adalah daerah antara lubang anus dan vagina, yang biasanya robek saat kepala bayi keluar.

Mengutip Mom Junction, robekan perineum paling umum terjadi pada ibu yang pertama kali melahirkan secara normal. Robekan bisa berupa goresan kecil atau sobekan yang dalam. Meski hal itu sangat normal terjadi dan akan mendapat tindakan medis dari dokter atau bidan, robekan bisa dicegah atau dikurangi risikonya dengan melakukan pijat perineum.

kumparan post embed

Memasuki usia kehamilan 35 minggu, Anda sudah boleh melakukan pijat perineum setiap hari. Pijat ini juga sangat bermanfaat bagi ibu yang baru pertama kali melahirkan, dan bisa dilakukan sendiri oleh Anda atau dengan bantuan suami.

Lantas bagaimana caranya? Berikut beberapa langkahnya seperti dikutip dari laman resmi Royal College of Obstetricians and Gynaecologists, yakni asosiasi kebidanan dan kandungan di Inggris.

Yang Perlu Ibu Hamil Tahu soal Cara Pijat Perineum agar Tidak Robek saat Melahirkan

Cara Pijat Perineum agar Tidak Robek saat Melahirkan Foto: Shutter Stock

1. Mandi air hangat

Sebelum melakukan pijat perineum, mandi air hangat terlebih dahulu supaya membantu Anda rileks dan mengendurkan otot-otot di sekitar perineum.

2. Kuku pendek

Ingat, Moms, jaringan di vagina dan perineum sangat halus. Jadi pastikan kuku Anda pendek untuk mencegah goresan pada kulit dan menghindari ketidaknyamanan pada area tersebut,

3. Cari posisi nyaman

Anda perlu rileks selama pemijatan, jadi sangat penting untuk menemukan posisi yang nyaman. Kemudian, tempat terbaik untuk melakukan pijatan adalah di kasur. Lalu, sangga diri Anda dengan bantal untuk menopang punggung dan tekuk lutut.

4. Pelumas

Gunakan pelumas seperti minyak vitamin E, minyak almond, atau minyak zaitun.

Ilustrasi ibu hamil. Foto: Shutter Stock

5. Gunakan jempol

Masukkan dua jempol yang sudah diberi pelumas ke vagina bagian bawah dekat perineum. Lalu tekan ke bawah ke arah anus dan ke sisi dinding vagina. Tahan jempol Anda dalam posisi ini selama sekitar 1 menit. Anda akan mulai merasakan sensasi peregangan, jangan lupa atur pernapasan.

6. Pijat lembut

Pijat lembut bagian bawah vagina Anda menggunakan gerakan berbentuk U selama 2-3 menit atau diulangi hingga 2 sampai 3 kali.

7. Ulangi setiap hari

Jika memungkinkan, ulangi pijat perineum setiap hari supaya perineum Anda lebih elastis dan mengurangi risiko robekan.

kumparan post embed