Kumparan Logo

Cara Pilih Mangga untuk MPASI Bayi

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi MPASI mangga untuk bayi. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi MPASI mangga untuk bayi. Foto: Shutter Stock

Mangga adalah buah tropis yang kaya akan nutrisi. Selain itu, mangga juga mudah dicerna oleh bayi. Sehingga, tak ada salahnya untuk coba mencampurkan mangga di salah satu menu MPASI bayi.

Meski begitu, mangga umumnya bersifat hypoallergenic, Moms. Sebab, mangga mengandung banyak serat yang bisa menyebabkan alergi dan diare pada bayi. Jadi, pastikan Anda memerhatikan reaksi bayi setelah mengonsumsinya.

Dikutip dari Mom Junction, sebagian besar bayi mulai bisa diberikan mangga sekitar usia enam bulan. Namun, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum memberikan mangga pada bayi, terutama bila si kecil punya potensi alergi.

Ilustrasi mangga Foto: Shutterstock

Jika dokter sudah memberikan lampu hijau, Anda bisa mulai coba mencampurkannya dalam bentuk pure di menu MPASI si kecil.

Lantas, apa saja manfaatnya? Dan, bagaimana cara memilihnya?

Manfaat Mangga untuk MPASI Bayi

Ilustrasi bayi makan MPASI mangga. Foto: ABWitzPix089/Shutterstock

1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Mangga adalah sumber vitamin A, vitamin C, dan beberapa senyawa fitokimia yang baik. Senyawa ini memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi.

2. Mencegah gangguan pencernaan

Seperti yang diketahui, mangga mengandung banyak serat. Ya Moms, serat makanan terbukti bisa membantu melancarkan sistem pencernaan dan mencegah sembelit pada bayi.

3. Mendukung perkembangan bayi

Vitamin yang terkandung di dalam mangga bisa bantu pembentukkan kulit, rambut, selaput lendir, dan sistem penglihatan bayi.

Cara Pilih Mangga yang Tepat untuk MPASI Bayi

Memilih mangga yang tepat untuk MPASI si kecil adalah hal yang penting dilakukan, Moms. Sebab, jika tidak dilakukan dengan tepat, maka kandungan nutrisinya bisa berkurang.

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan, yaitu:

Buah mangga matang. Foto: ANTARA FOTO/R. Rekotomo

1. Fokus pada rasa bukan warna

Pilihlah mangga yang empuk tapi tidak terlalu lembek. Pastikan juga tidak terdapat lubang hitam untuk mengurangi risiko kontaminasi mikroba atau bakteri dari luar. Kemudian, pilihlah mangga yang memiliki aroma manis saat dihirup.

2. Pegang makan di tangan dan tekan perlahan

Mangga yang matang dan montok akan keras ketika diraba dengan lembut.

3. Simpan di suhu ruang

Jika mangga yang dijual belum terlalu matang, Anda bisa menyimpannya di suhu ruang selama 1-2 hari. Kemudian, Anda bisa memotongnya menjadi beberapa bagian dan simpan di lemari es atau freezer agar awet untuk beberapa bulan ke depan.

kumparan post embed