Cara Sederhana untuk Bangun Kepercayaan Diri Anak
·waktu baca 3 menit

Percaya diri termasuk salah satu faktor penting dalam tumbuh kembang anak. Memiliki kepercayaan diri tinggi akan membantu anak melihat dirinya sendiri secara positif. Namun, tidak semua anak terlahir dengan kepercayaan diri tinggi, tapi cenderung pemalu atau bahkan takut untuk tampil.
Hal ini merupakan hal wajar, sebab, mungkin saja si kecil mewarisi karakter ibu atau ayah yang pemalu. Meski begitu, menurut psikolog anak dan keluarga, Manjari Srivastava, penting bagi orang tua untuk membangun kepercayaan diri dan harga diri anak sejak dini agar memiliki kepribadian yang positif.
“Beberapa anak memperoleh kepercayaan diri secara alami, sedangkan anak yang lain mungkin berjuang dengan kurangnya kepercayaan diri. Anak yang percaya diri lebih mungkin untuk berpikir positif, memiliki citra diri yang kuat, dan menyelesaikan tugas dengan lebih efisien,” kata Manjari seperti dikutip dari Mom Junction.
Kepercayaan diri anak juga bisa terbangun melalui aktivitas yang dilakukannya sehari-hari. Nah Moms, beberapa aktivitas sederhana berikut ini bisa Anda lakukan dengan si kecil untuk mendukung kepercayaan dirinya.
3 Aktivitas Sederhana yang Bisa Bangun Kepercayaan Diri Anak
Ajak anak menari
Kebanyakan anak suka menari dan akan langsung menggerakkan tubuhnya saat mendengar musik. Tetapi, beberapa anak mungkin terlalu malu untuk membuat tubuhnya santai sambil menikmati musik, terutama di depan orang lain.
Karena anak merasa lebih dekat dengan keluarganya, ada baiknya jika ibu dan ayah lah yang menjadi penonton pertama saat si kecil menari. Jangan lupa untuk memberikan pujian yang tulus pada anak setelah menari bersama. Dengan begitu, si kecil tidak akan merasa malu lagi jika harus tampil di depan orang lain.
Bermain deskripsi diri
Ajaklah anak-anak untuk bermain deskripsi diri bersama ayah, ibu, dan anggota keluarga lainnya. Aktivitas sederhana ini bisa dilakukan dengan duduk bersama dalam satu baris di lantai, kemudian setiap peserta harus maju ke depan untuk menceritakan misalnya lima hal positif yang ada pada dirinya.
Setelah selesai mendeskripsikan diri, setiap peserta harus memberikan satu hal positif lain pada diri seseorang yang ada di depan. Hal ini akan membuat anak merasa diakui dan disukai oleh orang lain, sehingga bisa meningkatkan kepercayaan dirinya, Moms.
Jika si kecil tampak malu, sebaiknya ibu atau ayah maju sebagai peserta pertama untuk memberikan contoh.
Mendongeng
Kegiatan mendongeng akan mendorong anak untuk aktif berbicara. Ajak kakak dan adik untuk duduk bersama dan bergiliran untuk membacakan dongeng favoritnya di depan ibu, ayah, dan kakek nenek. Mintalah mereka untuk memperlihatkan setiap gestur yang ada pada cerita dongengnya. Misalnya seperti membuat ekspresi marah dan suara binatang.
Ya Moms, berbicara di depan orang lain seperti membacakan dongeng akan membantu si kecil lebih berani. Selain akan meningkatkan kepercayaan dirinya, cara ini juga akan meningkatkan kemampuan komunikasi dan interaksi sosial pada anak.
