Kumparan Logo

Cara Tingkatkan Rasa Percaya Diri Anak yang Bertubuh Pendek

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cara Tingkatkan Rasa Percaya Diri Anak yang Bertubuh Pendek Foto: APIWAN BORRIKONRATCHATA/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Cara Tingkatkan Rasa Percaya Diri Anak yang Bertubuh Pendek Foto: APIWAN BORRIKONRATCHATA/Shutterstock

Tinggi badan sering kali menjadi masalah yang membuat anak merasa tidak percaya diri. Di sekolah, beberapa anak mungkin saja tidak punya keberanian untuk bergabung dengan kelompok bermain saat jam istirahat tiba.

Mereka khawatir akan diejek oleh teman-temannya karena bertubuh pendek. Ya Moms, menurunnya rasa percaya diri anak tidak hanya berpengaruh pada kehidupan sosialnya, tapi juga pada tumbuh kembangnya. Anak dengan rasa percaya diri yang rendah berisiko mengalami gangguan kecemasan di kemudian hari.

Sebelum ini terjadi, peran orang tua sangat penting untuk membantu meningkatkan rasa percaya diri si kecil. Lantas, bagaimana caranya?

Bagaimana Cara Tingkatkan Rasa Percaya Diri Anak Bertubuh Pendek?

Dengarkan anak

Seorang konselor profesional, Kerry Heath, LPC-S, NCC, CEDS-S, menjelaskan di laman Parents, anak-anak akan mulai berbicara tentang masalah tubuhnya sejak usia 5 tahun termasuk soal tinggi badannya. Ketika orang tua menyadari anaknya tidak terlalu tinggi, mereka mungkin tidak tahu bagaimana harus menanggapinya.

Yang perlu diingat adalah, si kecil mungkin tidak membutuhkan solusi dari masalahnya tetapi hanya ingin didengar. Cukup yakinkan anak bahwa dia masih bisa tumbuh dan teman-temannya mungkin hanya tumbuh lebih cepat darinya. Orang tua juga perlu paham bahwa tinggi badan anak biasanya ditentukan oleh faktor genetik.

Beri tahu kelebihannya

Beberapa anak mungkin tidak bisa bercerita pada orang tuanya bahwa dia merasa tidak nyaman dengan ukuran tubuhnya. Tapi sebagai orang tua, Anda mungkin bisa melihat dari bahasa tubuhnya, Moms. Misalnya, si kecil mungkin akan menghindari pergi bermain bersama teman-temannya di taman karena tidak percaya diri. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk terus memotivasi anak agar menumbuhkan rasa percaya dirinya.

Anak bertubuh pendek. Foto: APIWAN BORRIKONRATCHATA/Shutterstock

“Bantu anak menyadari bahwa tidak ada tinggi badan yang sempurna, jelaskan juga bahwa setiap ukuran tubuh memiliki kelebihan. Misalnya, anak-anak yang lebih tinggi mungkin dapat melompat lebih jauh, tetapi anak yang lebih pendek mungkin berlari lebih cepat,” kata psikolog di Children's of Alabama, di Birmingham, Kennedy-Moore, Ph.D.

Berikan afirmasi positif

Afirmasi positif juga dapat membantu si kecil yang bertubuh pendek lebih percaya diri, Moms. Misalnya dengan membandingkan fotonya satu tahun lalu dengan saat ini seperti “Wah, badan Kakak ternyata sudah lebih tinggi dari tahun lalu ya. Ini pasti karena Kakak selalu aktif dan mengonsumsi makanan sehat masakan Ibu.”

Selain meningkatkan rasa percaya dirinya, kalimat seperti itu juga dapat memotivasi anak untuk lebih rajin berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat untuk menunjang tinggi badannya, Moms.